ECONOMICS

Sentimen Negatif Covid-19 Menurun, Konsumsi Diprediksi Meningkat di 2022

Azhfar Muhammad 09/02/2022 11:56 WIB

Meski di tengah Covid-19, perekonomian Indonesia di tahun 2022 akan terus mengalami kenaikan dan rebound.

Meski di tengah Covid-19, perekonomian Indonesia di tahun 2022 akan terus mengalami kenaikan dan rebound. (Foto: MNC Media)

IDXChannel — Pakar Branding sekaligus Founding Chairman Indonesia Industry Outlook Yuswohady mengatakan hasil penelitiannya bahwa meski di tengah pandemi Covid-19 perekonomian Indonesia di tahun 2022 akan terus mengalami kenaikan dan rebound. 

Yuswohady menilai Persepsi publik tentang virus omicron yang tidak lebih menular dan lebih mematikan dibanding varian Delta  membuat konsumsi publik atau masyarakat lebih optimis dan siap hidup berdampingan dengan COVID-19 khususnya varian Omicron.

"Dengan konsumen yang kian optimis di tahun ini  terhadap bakal berakhirnya pandemi, maka ini merupakan modal berarti bagi ekonomi Indonesia untuk bisa mulai rebound di tahun 2022 ini," kata Pakar sekaligus Founding Chairman Indonesia Industry Outlook (IIO) Yuswohady dalam webinar virtual, Rabu (9/2/2022). 

Yuswohady membeberkan Alasan tahun 2022 menjadi tahun yang rebound kerena dari 75 persen hasil penelitian yang ia lakukan bahwa pandemi Covid-19 akan selesai di pertengahan tahun 2022.

“Ketika sudah selesai pandeminya maka masyarakat atau konsumen mulai spending, maka toko-toko akan buka, industri akan buka, pegawai gajinya bagus dan itu misal beli mobil, beli kulkas dan lainnya. spending jadi itu siklus pemulihan ekonomi jadi konfidensi adalah kunci,” urainya.

Dengan begitu, optimisme masyarakat terhadap prospek perekonomian sangat tinggi. Artinya di tahun 2022 ini konsumen Indonesia sudah siap untuk beraktivitas kembali seperti sebelum pandemi dan mulai berani melakukan spendingtermasuk untuk durable goods dan barang bernilai besar.

“Berdasarkan hasil riset Inventure-Alvara ,Survei ini menemukan, sebanyak 66,5% responden merasa yakin kondisi keuangan akan pulih pada pertengahan tahun 2022. Demikian pula terkait selesainya pandemi, sebanyak 74,8% responden yakin pandemi bakal berakhir di pertengahan tahun 2022,” pungkasnya. 

Sementara dari hasil digital monitoring Inventure-Ivosights menunjukkan sentiment negative terkait COVID-19 menurun dari 18% menjadi 16%.(TIA)

SHARE