AALI
8475
ABBA
222
ABDA
6050
ABMM
4310
ACES
615
ACST
186
ACST-R
0
ADES
7325
ADHI
740
ADMF
8275
ADMG
166
ADRO
4150
AGAR
296
AGII
2210
AGRO
605
AGRO-R
0
AGRS
93
AHAP
107
AIMS
242
AIMS-W
0
AISA
175
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
1620
AKRA
1415
AKSI
314
ALDO
670
ALKA
290
ALMI
380
ALTO
168
Market Watch
Last updated : 2022/10/06 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
535.38
0.16%
+0.84
IHSG
7085.87
0.15%
+10.49
LQ45
1012.78
0.11%
+1.14
HSI
18031.15
-0.31%
-56.82
N225
27311.30
0.7%
+190.77
NYSE
14262.03
-0.4%
-57.47
Kurs
HKD/IDR 1,934
USD/IDR 15,192
Emas
841,825 / gram

ADB: Perdagangan Ekonomi Asia dan Pasifik Naik ke Level Tertinggi dalam Tiga Dekade

ECONOMICS
Kunthi Fahmar Sandy
Rabu, 09 Februari 2022 10:17 WIB
Penguatan hubungan perdagangan dan rantai nilai di antara ekonomi di Asia dan Pasifik merupakan tanda yang menggembirakan bagi pemulihan yang tangguh dari COVID
ADB: Perdagangan Ekonomi Asia dan Pasifik Naik ke Level Tertinggi dalam Tiga Dekade (FOTO:MNC Media)
ADB: Perdagangan Ekonomi Asia dan Pasifik Naik ke Level Tertinggi dalam Tiga Dekade (FOTO:MNC Media)

IDXChannel - Perdagangan antar ekonomi di Asia dan Pasifik naik ke level tertinggi dalam 3 dekade, memperkuat ketahanan ekonomi kawasan di tengah pandemi virus corona (COVID-19) bahkan ketika pembatasan mobilitas dan gangguan rantai pasokan menghambat perdagangan global, menurut laporan Asian Development Bank (ADB). 

Perdagangan Asia dan Pasifik tumbuh 29,6% dalam 3 kuartal pertama tahun 2021, dibandingkan dengan pertumbuhan perdagangan global sebesar 27,8%.  

Dalam siaran pers, Rabu (9/2/2022), perdagangan di kawasan ini rebound 31,2% selama periode yang sama, menyusul kontraksi 3,1% pada tahun 2020, menurut Asian Economic Integration Report (AEIR) 2022 yang dirilis hari ini.  

Perdagangan intraregional mencapai 58,5% dari total perdagangan kawasan pada tahun 2020, pangsa tertinggi sejak 1990. 

Perdagangan intraregional yang kuat, bersama dengan pelepasan permintaan global yang terpendam dan pemulihan ekonomi awal di Republik Rakyat Tiongkok, menopang ketahanan ekonomi kawasan.  

Langkah-langkah untuk lebih mempromosikan perdagangan dan investasi lintas batas—seperti perjanjian perdagangan bebas Kemitraan Ekonomi Komprehensif Regional yang baru diluncurkan—dapat membantu memajukan perdagangan regional dan integrasi ekonomi serta membuka jalan bagi pemulihan berkelanjutan dari pandemi, menurut laporan tersebut. 

“Penguatan hubungan perdagangan dan rantai nilai di antara ekonomi di Asia dan Pasifik merupakan tanda yang menggembirakan bagi pemulihan yang tangguh dari COVID-19,” kata Kepala Ekonom ADB Albert Park.  

Pandemi telah menyebabkan kerusakan ekonomi yang nyata dan membalikkan banyak keuntungan yang diperoleh dengan susah payah di kawasan ini dalam mengurangi kemiskinan. "Kita harus membangun pencapaian integrasi dan kerja sama regional untuk mendukung kembalinya pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan," lanjut dia. 

Pemulihan yang berkelanjutan akan membutuhkan kerja sama kebijakan yang erat di berbagai bidang, terutama dalam hal mengelola jalan keluar dari pandemi dan menetapkan protokol kesehatan dan keselamatan terkait dengan pembukaan kembali ekonomi dan perbatasan.  

Memperkuat keamanan kesehatan regional dan rantai pasokan, serta mengurangi risiko perubahan iklim, akan meningkatkan ketahanan kawasan terhadap guncangan di masa depan. 

Integrasi antara ekonomi di Asia dan Pasifik terus semakin dalam di berbagai bidang termasuk teknologi baru dan konektivitas digital, kerja sama lingkungan, hubungan perdagangan, investasi, dan partisipasi rantai nilai, menurut laporan tersebut. 

Investasi asing langsung ke kawasan juga tetap tangguh, turun hanya 1,3% pada tahun 2020, dibandingkan dengan penurunan 34,7% secara global.  Sementara itu, arus masuk remitansi ke wilayah tersebut diperkirakan tumbuh 2,5% pada 2021, setelah turun 2,0% pada 2020. 

Pariwisata tetap menjadi salah satu sektor yang paling terpukul oleh pandemi, dengan kedatangan internasional di Asia dan Pasifik turun 82,8% pada 2020 dibandingkan dengan rata-rata pra-pandemi dari 2015 hingga 2019. 

(SANDY)

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD