IDChannel - Nama Anthoni Salim masih tercatat sebagai pemegang saham di Bank Central Asia Tbk (BBCA) atau BCA. Kepemilikannya sekitar 1 persen. Angka itu tampak kecil dibandingkan pemegang saham utama bank tersebut saat ini.
Menurut data Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) per 27 Februari 2026 yang dirilis pada 3 Maret 2026, Anthoni Salim menggenggam sekitar 1,41 miliar saham atau setara 1,15 persen dari total saham beredar.
Namun, di balik porsi minoritas pangeran Salim Group itu tersimpan sejarah panjang. BCA dahulu merupakan bagian penting dari kerajaan bisnis keluarga Salim.
Jejak itu bermula dari ayah Anthoni, Sudono Salim alias Liem Sioe Liong atau Om Liem. Pada era Orde Baru, konglomerasi yang ia bangun, Salim Group, tumbuh menjadi salah satu kelompok usaha terbesar di Asia Tenggara.
Dalam jaringan bisnis yang luas itu, BCA berperan sebagai mesin keuangan utama yang menopang ekspansi perusahaan-perusahaan Salim di berbagai sektor.