IDXChannel – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) memperpanjang tren pelemahan menjadi tiga hari beruntun pada Jumat (5/6/2026), sekaligus menyentuh level terendah sejak Februari 2021.
Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia (BEI), pukul 09.40 WIB, IHSG merosot 2,11 persen ke 5.716,58. Nilai transaksi mencapai Rp5,78 triliun dan volume perdagangan 6,25 miliar saham.
Sebanyak 480 saham melemah, hanya 178 saham menguat, dan 301 sisanya stagnan.
Saham-saham bank besar, seperti PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) turun tajam 4,15 persen ke Rp5.200 per unit, PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BBNI) berkurang 3,80 persen, PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI) minus 2,27 persen, dan PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI) turun 2,14 persen.
Saham konglomerasi kenamaan juga tumbang, macam PANI yang jatuh 9,69 persen hingga BREN yang turun 3,25 persen.
Dengan ini, IHSG terkoreksi tajam 6,61 persen dalam sepekan, tergelincir 17,92 persen dalam sebulan dan berkurang 33,80 persen sejak awal 2026 (YtD).