UU P2SK juga memberikan landasan bagi Badan Pengelola Investasi (BPI) Danantara untuk menerbitkan surat utang khusus berupa Patriot Bond dan Merah Putih Bond.
Instrumen tersebut dirancang untuk memperluas sumber pendanaan jangka panjang bagi proyek-proyek strategis nasional sekaligus memperkuat kapasitas investasi Danantara.
Di saat yang sama, Danantara juga berencana menerbitkan surat utang global senilai USD5 miliar. Obligasi tersebut telah memperoleh peringkat Baa2 dengan outlook negatif dari Moody's Ratings.
Menurut Phintraco, penerbitan berbagai instrumen utang tersebut berpotensi memperdalam struktur pasar modal Indonesia sekaligus mendukung pembiayaan pembangunan tanpa menambah beban APBN. (Aldo Fernando)
Disclaimer: Keputusan pembelian/penjualan saham sepenuhnya ada di tangan investor.