IDXChannel – Investor asing terus mengurangi eksposurnya terhadap aset Indonesia.
Data pemerintah menunjukkan porsi kepemilikan asing pada Surat Berharga Negara (SBN) turun menjadi 12,62 persen per 2 Juni 2026, level terendah sejak November 2006, di tengah pelemahan rupiah dan meningkatnya kekhawatiran terhadap prospek fiskal negara.
Mengutip Reuters, penurunan tersebut menandai perubahan besar dibandingkan beberapa tahun lalu. Pada 2019, investor asing masih menguasai hampir 40 persen dari total obligasi pemerintah Indonesia yang beredar.
Kehati-hatian investor juga terlihat di pasar saham. Kepala Riset Indonesia Macquarie Capital Ari Jahja dalam catatannya menyebut kepemilikan asing di pasar saham Indonesia telah turun secara bertahap ke level terendah dalam beberapa tahun terakhir.
Di pasar valuta asing, tekanan terhadap rupiah semakin besar. Mata uang Garuda telah melemah sekitar 7,5 persen sejak awal tahun, menjadikannya mata uang dengan kinerja terburuk di Asia sepanjang 2026.