ECONOMICS

Singapura Tawarkan Jasa Penyimpanan Cadangan Emas Negara Lain

Wahyu Dwi Anggoro 15/06/2026 14:19 WIB

Bank sentral negara lain akan dapat menyimpan cadangan emas mereka di Otoritas Moneter Singapura (MAS) mulai Oktober 2026.

Singapura Tawarkan Jasa Penyimpanan Cadangan Emas Negara Lain. (Foto: Freepik)

IDXChannel - Bank sentral negara lain akan dapat menyimpan cadangan emas mereka di Otoritas Moneter Singapura (MAS) mulai Oktober 2026.

Dilansir dari The Straits Times pada Senin (15/6/2026), Singapura ingin memperkuat posisinya sebagai pusat regional untuk perdagangan dan penyimpanan emas.

Kapasitas penyimpanan emas komersial di Singapura saat ini mencapai lebih dari 2.000 ton dan melayani pelaku pasar seperti bank emas, investor institusional, dan individu kaya.

Rencana tersebut disampaikan Wakil Perdana Menteri Gan Kim Yong pada di Konferensi Logam Mulia Asia-Pasifik di Singapura hari ini.

Selain penyimpanan yang aman, bank sentral asing juga dapat secara aktif mengelola cadangan emas mereka.

“Ini memperkuat proposisi Singapura sebagai yurisdiksi tempat aset cadangan dapat disimpan dengan aman, dikelola secara aktif, dan terhubung dengan likuiditas pasar yang lebih luas selama jam perdagangan Asia," kata Gan.

Ia juga mengumumkan beberapa inisiatif yang bertujuan untuk memperkuat peran Singapura di pasar emas global.

Di antaranya, Bursa Efek Singapura (SGX) akan membangun sistem kliring emas over-the-counter pada akhir 2026.

“Dengan menyederhanakan proses perdagangan, meningkatkan transparansi, dan mendukung kliring dan penyelesaian yang lebih efisien, hal ini akan memberikan kepercayaan yang lebih besar kepada pelaku pasar untuk bertransaksi di Singapura,” kata Gan, yang juga menjabat sebagai menteri perdagangan dan industri. (Wahyu Dwi Anggoro)

SHARE