ECOTAINMENT

Jelang FIFA Series 2026, Pelatih Timnas Indonesia Targetkan 80 Ribu Suporter Ramaikan SUGBK

Cikal Bintang R 25/03/2026 07:06 WIB

Timnas Indonesia akan menjalani laga perdana FIFA Series 2026 melawan Saint Kitts and Nevis. Pertandingan di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta

Jelang FIFA Series 2026, Pelatih Timnas Indonesia Targetkan 80 Ribu Suporter Ramaikan SUGBK (FOTO:iNews Media Group)

IDXChannel - Timnas Indonesia akan menjalani laga perdana FIFA Series 2026 melawan Saint Kitts and Nevis. Pertandingan di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, itu menjadi awal era baru di bawah kepemimpinan John Herdman.

Pelatih asal Inggris itu menargetkan awal yang positif bersama Skuad Garuda. Herdman pun mengajak seluruh suporter untuk memberikan dukungan penuh demi hasil maksimal.

Herdman berharap stadion dapat dipenuhi oleh para penggemar sepak bola Tanah Air. Mantan pelatih Timnas Kanada menargetkan kehadiran hingga 80 ribu suporter untuk menciptakan atmosfer yang maksimal.

Menurutnya, dukungan langsung dari tribun akan menjadi energi tambahan bagi para pemain. Apalagi, Saint Kitts and Nevis disebut sebagai lawan yang tidak mudah untuk ditaklukkan.

"Ini akan menjadi pertandingan besar melawan Saint Kitts and Nevis. Saya berharap semua penggemar, 80 ribu orang bisa datang ke SUGBK. Kami akan berupaya memenangkan FIFA Series," kata Herdman kepada awak media, termasuk iNews Media Group di Stadion Madya, Senayan, Selasa (24/3/2026).

Untuk menghadapi ajang tersebut, Timnas Indonesia telah menggelar pemusatan latihan sejak Senin (23/3/2026). Herdman mengaku puas dengan atmosfer yang ditunjukkan para pemain selama sesi latihan.

Dia juga mengungkapkan rasa bangganya bisa menangani Timnas Indonesia. Menurutnya, kesempatan ini menjadi pengalaman berharga dalam karier kepelatihannya.

"Ini adalah suatu kehormatan untuk berada di sini bersama tim, dengan staf baru dan peluang baru untuk merasakan intensitas dan kebanggaan para pemain ini dalam mewakili Indonesia. Saya sekarang tahu mengapa orang bermain untuk negara ini, dan tanggung jawab itu akan kami bawa ke pertandingan pada hari Jumat," kata dia.

Di sisi lain, persiapan tim belum sepenuhnya ideal. Hingga saat ini, baru 15 pemain yang bergabung dalam sesi latihan. Sejumlah pemain yang berkarier di Eropa masih belum bisa bergabung tepat waktu. 

Namun, Herdman memastikan kondisi tersebut tidak akan mengganggu kesiapan tim. Dia menjelaskan para pemain sudah mendapatkan materi taktik sebelum bergabung dalam latihan. Hal itu dilakukan agar proses adaptasi berjalan lebih cepat.

"Para pemain menerima informasi sebelum mereka masuk ke training camp mengenai sistem dan taktik. Sebelum kami datang ke sesi latihan, kami berada di aula basket GBK, mengerjakan taktik dan strategi kami. Jadi saat pemain datang ke sini, mereka bekerja. Mereka bekerja untuk kalian, mereka bekerja untuk para penggemar," tutur Herdman.

(kunthi fahmar sandy)

SHARE