IDXChannel - Wall Street ditutup lebih rendah pada hari Selasa (24/3/2025), ditandai oleh laporan media tentang potensi pembicaraan perdamaian antara AS dan Iran. Pelemahan saham layanan komunikasi dan tekanan pada saham kredit swasta juga membebani sentimen pasar.
Dilansir dari laman Investing Rabu (25/3/2026), Presiden Donald Trump menegaskan kembali pembicaraan dengan Iran dan dia mengatakan negara itu telah setuju untuk tidak pernah memiliki senjata nuklir.
Adapun indeks acuan S&P 500 turun 0,3 persen menjadi 6.559,62 poin, indeks Dow Jones Industrial Average turun 0,2 persen menjadi 46.123,72 poin, dan indeks NASDAQ Composite yang didominasi saham teknologi turun 0,8 persen menjadi 21.761,89 poin.
Trump Sedang Bernegosiasi dengan Iran
"Iran setuju bahwa mereka tidak akan pernah memiliki senjata nuklir," kata Trump kepada wartawan pada upacara pelantikan Menteri Keamanan Dalam Negeri. Trump menyebut bahwa Menteri Luar Negeri AS Mark Rubio dan Wakil Presiden JD Vance termasuk di antara orang-orang yang bernegosiasi dengan Iran.
"Kami berbicara dengan orang yang tepat, mereka ingin membuat kesepakatan," kata Trump. Bahkan, Trump juga menuturkan bahwa Iran telah memberi AS hadiah besar senilai banyak uang di mana hadiah itu terkait dengan minyak dan gas.