Sementara itu, sebuah berita dari Axios menyebutkan bahwa AS dan sekelompok mediator regional sedang membahas kemungkinan mengadakan pembicaraan damai tingkat tinggi dengan Iran sesegera mungkin pada Kamis.
Pada hari Selasa, Trump memposting ulang unggahan media sosial dari Perdana Menteri Pakistan Shehbaz Sharif yang mengatakan bahwa negara Asia tersebut siap memfasilitasi pembicaraan damai.
"Investor tetap ragu-ragu terhadap pasar saham karena berita utama yang saling bertentangan mengenai intensifikasi dan deeskalasi perang Iran. Spekulasi tentang negosiasi perdamaian terkikis oleh laporan bahwa 3.000 anggota Divisi Lintas Udara ke-82 dikirim ke Timur Tengah," kata Michael O’Rourke, Kepala Ahli Strategi Pasar di Jones Trading, kepada Investing.com.
(kunthi fahmar sandy)