ECOTAINMENT

Traveler Anak Muda Kini Lebih Suka Koper Ukuran Kabin, Ini Alasannya

Mei Sada 19/05/2026 18:00 WIB

Perubahan gaya traveling juga memengaruhi kebutuhan travel gear masyarakat.

Traveler Anak Muda Kini Lebih Suka Koper Ukuran Kabin, Ini Alasannya. (Foto: MNC Media)

IDXChannel—Perubahan gaya traveling masyarakat, terutama di kalangan anak muda, mengubah preferensi tas dan koper. Kini, kalangan turis muda lebih menggemari jalan-jalan dalam waktu singkat atau short trip/short escape

Sementara pada masanya, masyarakat berlibur dalam waktu cukup panjang, memanfaatkan cuti tahunan yang panjang untuk berlibur panjang ke luar kota, bahkan ke luar negeri. Waktu liburannya bisa mencapai tujuh hari. 

Brand Manager Victorinox Indonesia, Franco Wijaya, mengatakan tren traveling saat ini jauh lebih beragam dibandingkan dengan beberapa tahun lalu. 

“Kalau dulu mungkin kita tahunya cuma leisure traveler yang ke mana-mana bawa koper, tapi sekarang itu sangat banyak. Ada backpacker, budget traveler, sampai yang suka camping, touring, tracking,” ujar Franco di Victorinox Brand Launch pada Selasa (19/5/2026).

Menurut Franco, perubahan gaya traveling juga memengaruhi kebutuhan travel gear masyarakat. Jika dulu orang lebih memilih koper karena fungsinya, kini banyak Gen Z yang justru memilih desain.

“Kalau generasi dulu yang penting fungsi. Warnanya juga dominan hitam atau gelap. Tapi sekarang sudah warna-warni, pastel, Gen Z friendly,” katanya.

Franco menilai koper saat ini bukan sekadar membawa barang. Namun, juga merupakan bagian dari gaya hidup untuk mengekspresikan diri.

“Orang-orang pakai koper bukan hanya untuk fungsi, tapi untuk flexing juga. Ketika di airport bawa koper yang warnanya bagus, lucu, itu ada kebanggaan sendiri,” lanjutnya.

Franco juga melihat kebiasaan traveling Gen Z yang berubah dari generasi sebelumnya. Di mana Gen Z sering bepergian dalam waktu singkat namun terbilang sering.

Sehingga keputusan ini juga mengubah tren ukuran koper yang paling diminati. Biasanya mereka akan mencari cabin size agar lebih praktis dan tak perlu menunggu koper dari bagasi pesawat yang juga biasanya menambah biaya.

“Sekarang bepergian lebih sering tapi sebentar-sebentar karena healing atau mental health. Jadi yang paling banyak dicari itu cabin size karena lebih praktis. Traveler sekarang lebih berbudget. Jarang yang mau beli bagasi kalau perginya cuma singkat,” tambahnya.

Gen Z Lebih Suka Koper Ukuran Kabin 

Franco juga mengatakan perubahan tren ini paling terlihat dari meningkatnya minat terhadap koper cabin size. Koper berukuran kabin kini digemari karena praktis dan menghemat biaya. Pasalnya, traveler tidak perlu membayar bagasi tambahan ketika bepergian.

Tak hanya soal ukuran, Franco juga menilai traveler masa kini cenderung memilih koper karena tampilannya. Menurutnya, selain memikirkan fungsi, masyarakat cenderung memilih barang tertentu karena desainnya yang menarik.

“Kalau dulu koper fokusnya fungsi, sekarang style juga penting. Orang-orang sekarang suka warna yang lebih berani dan menarik,” ujarnya.

Meski tren traveling berubah, ia menegaskan kebutuhan utama saat bepergian tetap sama. Yaitu memastikan barang wajib tetap terbawa sesuai dengan destinasi. Misalnya, dengan membawa pakaian hangat saat bepergian ke negara dingin.

“Kalau ke negara dingin tentu wajib bawa pakaian hangat. Tapi secara umum yang pasti dibawa ya pakaian, sepatu, dan kebutuhan pribadi lainnya,” jelasnya.

Selain itu, Franco mengatakan saat ini traveler juga semakin beragam, mulai dari backpacker, budget traveler, hingga leisure traveler yang mencari kenyamanan premium. Karena itu, kebutuhan travel gear pun semakin luas dan tidak bisa disamaratakan.

“Sekarang gaya traveling itu banyak banget. Jadi kebutuhan setiap orang juga berbeda-beda,” tutupnya.


(Nadya Kurnia)

SHARE