Asia Tenggara Catat 35 IPO pada Paruh Pertama 2026, Ini Rinciannya
Pasar keuangan utama Asia Tenggara mencatat 35 penawaran umum perdana (IPO) pada paruh pertama 2026.
IDXChannel - Pasar keuangan utama Asia Tenggara mencatat 35 penawaran umum perdana (IPO) pada paruh pertama 2026, dengan total dana yang terkumpul mencapai USD2,5 miliar atau sekitar Rp44,8 triliun.
Menurut laporan EY, jumlahnya turun 30 persen dari 50 IPO tahun lalu, namun jumlah dana yang terkumpul melonjak 85 persen.
Dilansir dari Xinhua pada Minggu (9/8/2026), Singapura dan Malaysia memimpin aktivitas IPO di Asia Tenggara pada periode Januari-Juni.
Singapura mencatat lima IPO dengan total dana terkumpul mencapai USD1,1 miliar, naik tajam dari satu IPO yang hanya mengumpulkan USD4,5 juta pada paruh pertama 2025.
Malaysia tetap menjadi pasar IPO tersibuk di kawasan ini berdasarkan jumlah pencatatan saham, dengan 28 IPO yang mengumpulkan USD1,4 miliar, turun tipis dibandingkan dengan 29 kesepakatan senilai USD898 juta pada tahun sebelumnya.
Indonesia mencatat satu IPO yang mengumpulkan USD17,8 juta, turun dari 14 pencatatan saham yang mengumpulkan USD427,5 juta.
Sementara itu, Thailand juga hanya mencatat satu IPO yang mengumpulkan USD10,4 juta, dibandingkan dengan lima kesepakatan senilai USD27,4 juta pada semester pertama 2025. (Wahyu Dwi Anggoro)