MARKET NEWS

Bidik Pasar Pangan, Segar Kumala (BUAH) Ekspansi ke Bisnis Daging Ayam

Desi Angriani 05/04/2026 13:35 WIB

Ekspansi tersebut didorong oleh prospek industri pangan segar yang masih stabil dan memiliki potensi pertumbuhan yang positif.

Bidik Pasar Pangan, Segar Kumala (BUAH) Ekspansi ke Bisnis Daging Ayam (Foto: iNews Media Group)

IDXChannel - PT Segar Kumala Indonesia Tbk (BUAH) berencana memperluas lini usahanya dengan masuk ke sektor perdagangan besar daging ayam dan produk olahannya.

Manajemen menilai, langkah ekspansi tersebut didorong oleh prospek industri pangan segar yang masih stabil dan memiliki potensi pertumbuhan yang positif. 

Permintaan terhadap produk seperti buah, sayur, daging, dan ikan dinilai tetap kuat seiring kebutuhan konsumsi masyarakat.

Mengacu pada data Survei Sosial Ekonomi Nasional (Susenas), struktur pengeluaran rumah tangga Indonesia sepanjang 2015-2025 menunjukkan pola yang relatif stabil. 

Pada 2025, porsi pengeluaran untuk makanan tercatat sebesar 49,42 persen, sementara non-makanan mencapai 50,58 persen. Rata-rata pengeluaran per kapita per bulan untuk bahan makanan tercatat sebesar Rp775.516.

Kondisi tersebut menegaskan bahwa kebutuhan pangan masih menjadi komponen utama dalam struktur belanja masyarakat. 

Dari sisi konsumsi, asupan kalori dan protein juga menunjukkan tren peningkatan. Pada 2025, konsumsi protein masyarakat mencapai 62,78 gram per kapita per hari, dengan kontribusi signifikan dari sumber protein hewani seperti ikan, daging, telur, dan susu.

Selain itu, pengeluaran masyarakat untuk sejumlah komoditas pangan juga mengalami pertumbuhan, yakni daging sebesar 3,51 persen, sayuran 7,61 persen, dan buah-buahan 9,43 persen pada 2025. Tren ini mencerminkan peluang ekspansi yang menjanjikan di sektor pangan segar, termasuk produk daging ayam.

"Dengan didukung oleh permintaan pasar yang relatif stabil, kesinambungan konsumsi pangan masyarakat, serta potensi pertumbuhan pasar yang positif, maka dapat kami simpulkan bahwa penambahan kegiatan usaha pada aspek kelayakan pasar adalah layak," ujar manajemen dalam keterbukaan informasi BEI, Kamis (2/4/2026).

Dari sisi kesiapan operasional, perseroan menyatakan telah memiliki infrastruktur dan sumber daya yang memadai untuk mendukung ekspansi tersebut. 

Saat ini, BUAH mengoperasikan 18 cabang cold storage yang tersebar di berbagai kota di Indonesia, yang juga berfungsi sebagai pusat pemasaran dan distribusi.

Perseroan juga telah memiliki sistem distribusi terintegrasi, mulai dari penerimaan produk dari pemasok, penyimpanan dalam fasilitas cold storage, proses pemeriksaan kualitas, hingga pengiriman kepada pelanggan menggunakan armada kendaraan berpendingin.

Rencana ekspansi tersebut akan dimintakan persetujuan pemegang saham dalam Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) yang dijadwalkan berlangsung pada 12 Mei 2026.

(DESI ANGRIANI)

SHARE