Bursa Asia Kompak Turun saat Konflik Timur Tengah Memanas
Bursa saham Asia bergerak melemah pada perdagangan Kamis (10/9/2026), seiring meningkatnya kekhawatiran investor terhadap eskalasi konflik di Timur Tengah.
IDXChannel – Bursa saham Asia bergerak melemah pada perdagangan Kamis (10/9/2026), seiring meningkatnya kekhawatiran investor terhadap eskalasi konflik di Timur Tengah dan dampaknya terhadap biaya energi.
Di Jepang, saham-saham bergerak turun pada awal perdagangan karena investor mencermati perkembangan perang Iran serta kenaikan harga energi. Saham sektor konstruksi dan ritel memimpin pelemahan.
Mengutip The Wall Street Journal, saham Taisei turun 4,9 persen, sedangkan Ryohin Keikaku melemah 2,4 persen. Nilai tukar dolar AS berada di level 153,49 yen, dibandingkan 153,15 yen pada penutupan perdagangan Tokyo sehari sebelumnya.
Pelaku pasar terus memantau perkembangan konflik di Timur Tengah dan pergerakan harga minyak setelah harga minyak mentah Brent menembus USD100 per barel untuk pertama kalinya sejak Juli.
Hingga pukul 08.56 WIB, Nikkei Stock Average turun 1,03 persen.
Tekanan juga terlihat di bursa Korea Selatan. Indeks acuan KOSPI turun 1,69 persen pada Kamis, seiring memburuknya sentimen risiko akibat eskalasi ketegangan di Timur Tengah.
Iran pada Rabu menyatakan telah menyerang 10 kapal di sekitar Selat Hormuz setelah Amerika Serikat menenggelamkan lima kapal tanker minyak Iran.
Serangkaian serangan tersebut menjadi salah satu gelombang serangan terbesar terhadap pelayaran oleh kedua pihak sejak perang yang telah berlangsung selama enam bulan.
Di pasar saham Korea Selatan, Samsung Electronics turun 1,67 persen, sementara SK Hynix melemah 1,35 persen.
Saham LG Energy Solution juga turun 0,81 persen. Sementara itu, Hyundai Motor melemah 0,77 persen dan Kia Corp turun 0,39 persen.
Pelemahan juga terjadi di sejumlah bursa Asia lainnya. Shanghai Composite turun 0,26 persen, Hang Seng Hong Kong merosot 0,25 persen, ASX 200 Australia turun 1,84 persen, sedangkan STI Singapura berkurang 0,76 persen. (Aldo Fernando)