MARKET NEWS

Bursa Asia Menguat, Nikkei Catatkan Rekor Tertinggi

Nur Ichsan Yuniarto 27/05/2026 09:56 WIB

Indeks saham Nikkei Jepang melonjak ke level rekor tertinggi karena kenaikan saham-saham terkait.

Bursa Asia Menguat, Nikkei Catatkan Rekor Tertinggi

IDXChannel - Bursa Asia menguat pada perdagangan hari ini, Rabu (27/5/2026). Saham-saham Asia menguat sementara harga minyak tetap tinggi.

Indeks saham Nikkei Jepang melonjak ke level rekor tertinggi karena kenaikan saham-saham terkait chip yang memiliki bobot besar dalam indeks tersebut mengimbangi penurunan di sektor keuangan dan saham-saham nilai lainnya.

Nikkei (N225), ‌naik 1,25 persen menjadi 65.811,78, pada pukul 01.47 GMT, setelah sebelumnya naik hingga 2,2 persen pada awal hari untuk mencapai rekor tertinggi intraday di ​66.428,81. Indeks Topix (TOPX), naik tipis 0,15 persen menjadi 3.944,19.

“Dana investor terkonsentrasi pada saham-saham terkait chip yang sedang melambung tinggi. Saham-saham bernilai terabaikan karena tidak ada alasan untuk membelinya saat saham-saham teknologi memberikan imbal hasil yang solid,” kata Kepala Strategi di Iwaicosmo Securities, Kazuaki Shimada dilansir dari Reuters, Rabu (27/5/2026).

"Pasar mengikuti pergerakan pasar AS semalam, di mana saham-saham semikonduktor memimpin kenaikan sementara indeks Dow Jones turun," katanya.

Di Wall Street, S&P 500 dan Nasdaq mencapai rekor penutupan tertinggi pada Selasa (26/5/2026) karena optimisme yang didorong oleh AI mengimbangi kekhawatiran atas pembicaraan perdamaian di Timur Tengah.

Indeks Dow Jones Industrial Average (.DJI), turun 0,23 persen.
Di Jepang, produsen peralatan pembuatan chip Tokyo Electron (8035.T), dan produsen peralatan pengujian chip Advantest (6857.T), masing-masing naik lebih dari 5 persen.

Berlawanan dengan tren tersebut, SoftBank Group (9984.T), turun 4,3 persen. Perancang chip Socionext (6526.T), turun 5,8 persen dan menjadi saham dengan penurunan persentase terbesar di Nikkei.

“Bahkan di antara saham-saham bertema kecerdasan buatan, para investor sedang mengalihkan fokus mereka,” kata Analis Pasar Di Tokai Tokyo Intelligence Laboratory Shuutarou Yasuda.

Saham-saham perbankan turun, dengan Mitsubishi UFJ Financial Group (8306.T), dan Mizuho Financial Group (8411.T), masing-masing turun 0,49 persen dan 0,95 persen.

Indeks perbankan Topix (.IBNKS.T), turun 0,76 persen. Indeks properti (.IRLTY.T), turun 1,48 persen dan menjadi yang berkinerja terburuk di antara 33 sub-indeks sektor.

Dari hampir 1.600 saham yang diperdagangkan di pasar utama Bursa Efek Tokyo, 44 persen naik, 52 persen turun, dan 3 persen diperdagangkan datar.

Dalam pertemuan para gubernur bank sentral di Tokyo, Gubernur Bank of Japan Kazuo Ueda mengatakan bahwa guncangan pasokan semakin mengkhawatirkan.

(Nur Ichsan Yuniarto)

SHARE