IDXChannel - Bursa saham Asia kompak menguat pada perdagangan Kamis (21/5/2026), seiring membaiknya sentimen global setelah Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump menyebut negosiasi dengan Iran memasuki tahap akhir.
Harapan tercapainya kesepakatan damai mendorong reli saham sekaligus menekan harga minyak dunia.
Pasar menilai peluang meredanya konflik geopolitik di Timur Tengah dapat mengurangi risiko gangguan pasokan energi global, termasuk potensi normalisasi jalur pelayaran di Selat Hormuz yang strategis bagi perdagangan minyak dunia.
Penguatan paling tajam terjadi di Jepang. Indeks Nikkei 225 melonjak 3,47 persen ke 61.882,38 setelah sempat menyentuh level tertinggi intraday di 62.950,07.
Reli dipimpin saham teknologi dan sektor keuangan setelah pasar Tokyo sebelumnya melemah selama lima sesi beruntun.