IDXChannel – Bursa saham Asia bergerak variatif pada perdagangan Selasa (26/5/2026), setelah reli kuat di awal pekan mulai memicu aksi ambil untung di sejumlah pasar utama.
Sentimen investor juga dibayangi kenaikan harga minyak di tengah perkembangan terbaru konflik Amerika Serikat (AS) dan Iran.
Indeks Nikkei 225 Jepang melemah 0,3 persen ke 64.937,89, mundur dari rekor tertinggi (ATH) yang dicapai sehari sebelumnya. Sementara itu, indeks Topix turun tipis 0,08 persen menjadi 3.945,64.
Sebelumnya, Nikkei melonjak 2,87 persen pada Senin dan mencatat kenaikan hampir 9 persen dalam tiga hari terakhir, reli tiga hari terbesar dalam lebih dari enam tahun. Penguatan tersebut didorong optimisme terhadap saham-saham berbasis kecerdasan buatan (AI).
“Pasar memang sedang berada dalam mode risk-on, tetapi investor mulai merealisasikan keuntungan setelah reli tajam,” ujar Senior Strategist di Daiwa Securities, Daisuke Hashizume, dikutip Reuters.