MARKET NEWS

Dampak Shutdown Masih Terasa, Wall Street Fokus Prospek Fed Rate Cut

Dinar Fitra Maghiszha 30/11/2025 16:30 WIB

Sinyal ekonomi Amerika Serikat (AS) masih berada dalam kondisi berkabut pada awal Desember.

Dampak Shutdown Masih Terasa, Wall Street Fokus Prospek Fed Rate Cut. (Foto: AP)

IDXChannel - Sinyal ekonomi Amerika Serikat (AS) masih berada dalam kondisi berkabut pada awal Desember. Pasalnya, tertundanya berbagai rilis data resmi akibat penutupan pemerintah federal/shutdown membuat rilis data ekonomi tertunda.

Kondisi tersebut dinilai mengalihkan fokus investor pasar modal AS atau Wall Street terhadap peluang pemangkasan suku bunga Federal Reserve (The Fed) pada Desember.

Melansir Investing, Minggu (30/11), data manufaktur, jasa, dan sentimen konsumen dijadwalkan rilis dalam beberapa hari mendatang,

Sedianya banyak indikator ekonomi penting tertunda atau dibatalkan karena shutdown pemerintah selama 43 hari. Hal ini dinilai membuat pasar kekurangan pijakan untuk mengukur kekuatan permintaan domestik.

Chief Market Strategist Ameriprise Financial Anthony Saglimbene menyebut kondisi ini sebagai masa ketidakjelasan yang masih harus dihadapi investor.

Ia mengatakan rilis data yang lebih lengkap kemungkinan baru tersedia pada Januari.

"Investor harus menghadapi ketidakpastian ini ... hingga akhir tahun," katanya.

Selain data ekonomi, pasar juga mencermati prospek kebijakan moneter setelah peluang pemangkasan suku bunga The Fed meningkat tajam dalam seminggu terakhir.

Berdasarkan CME FedWatch, probabilitas penurunan suku bunga seperempat poin pada pertemuan 9–10 Desember telah melampaui 80 persen. Angka ini naik signifikan dari sekitar 50 persen pada pekan sebelumnya.

Ekspektasi tersebut menguat setelah sejumlah pejabat Federal Reserve menyatakan kesiapan untuk melakukan pelonggaran kebijakan.

Sinyal menuju kebijakan moneter yang lebih longgar mendorong penguatan di beberapa sektor yang sensitif terhadap suku bunga, termasuk saham-saham berkapitalisasi kecil.

Beberapa sesi terakhir, saham-saham ini mencatat kinerja lebih baik dibandingkan indeks teknologi.

Di sisi lain, laporan keuangan dari perusahaan seperti Salesforce, Kroger, dan Dollar Tree akan menjadi acuan untuk membaca kondisi belanja konsumen pada kuartal IV.

Hasil penjualan ritel selama musim belanja akhir tahun Black Friday dan Cyber Monday juga dipantau sebagai indikator awal konsumsi rumah tangga menjelang musim liburan. (Wahyu Dwi Anggoro)

>
SHARE