MARKET NEWS

Grup Harita (NCKL) Habiskan Seluruh Dana IPO Rp9,99 Triliun

Dhera Arizona Pratiwi 03/04/2026 03:03 WIB

Entitas usaha Harita Group, PT Trimegah Bangun Persada Tbk (NCKL) melaporkan telah menggunakan seluruh dana hasil penawaran umum (IPO) senilai Rp9,99 triliun.

Grup Harita (NCKL) Habiskan Seluruh Dana IPO Rp9,99 Triliun. (Foto Istimewa)

IDXChannel - Entitas usaha Harita Group, PT Trimegah Bangun Persada Tbk (NCKL) melaporkan telah menggunakan seluruh dana hasil penawaran umum (IPO) senilai Rp9,99 triliun. Realisasi ini hingga periode 31 Maret 2026.

"Berdasarkan periode tersebut seluruh dana hasil penawaran umum perdana saham perseroan telah sepenuhnya direalisasikan sesuai dengan rencana penggunaan dana yang tercantum dalam prospektus perseroan," ujar Direktur NCKL Suparsin D Liwan dalam keterbukaan informasi BEI, Kamis (2/4/2026).

Rincian penggunaan dana hasil IPO yakni pembayaran seluruh utang kepada PT Harita Jayaraya dan PT Dwimuria Investama Andalan masing-masing sebesar Rp825 miliar dan Rp893,28 miliar.

Pembayaran seluruh utang kepada Oversea-Chinese Banking Corporation (OCBC) dan PT Bank OCBC NISP Tbk senilai Rp2,22 triliun.

Selanjutnya, pembayaran seluruh utang outstanding fasilitas term loan 1 dan fasilitas term loan 3 kepada OCBC NISP Rp130,74 miliar.

Belanja modal (capex) perseroan Rp323,90 miliar. Rinciannya pembelian alat berat seperti bulldozer, fuel truck, rock breaker, dan alat berat lainnya, perbaikan dan peningkatan kapasitas infrastruktur pertambangan nikel serta infrastruktur pendukung meliputi pembangunan jalan tambang dan infrastruktur lainnya yang mendukung kegiatan pertambangan.

Kemudian, setoran modal dan pinjaman kepada entitas asosiasi dan entitas anak Rp3,32 triliun.

Akuisisi dan/atau penambahan kepemilikan saham di entitas asosiasi perseroan, pada perusahaan pengolahan dan/atau pemurnian bijih nikel Rp1,60 triliun. Dalam hal ini, perseroan melakukan pembelian sebagian saham di PT Obi Nickel Cobalt dengan total sebanyak 628.240 saham atau setara dengan 10 persen saham, sehingga kepemilikan saham perseroan di PT Obi Nickel Cobalt menjadi 20 persen saham.

Terakhir, untuk modal kerja perseroan Rp393,42 miliar, mulai dari pembayaran kontraktor, royalti, gaji karyawan, bahan bakar, biaya perbaikan dan pemeliharaan, hingga lainnya.

Sebagai informasi, NCKL resmi listing di BEI pada 12 April 2023. Dalam gelaran IPO, perseroan menawarkan sebanyak 7,99 miliar atau sebesar 12,67 persen dari modal ditempatkan dan disetor perseroan. Dengan harga penawaran tersebut, perseroan berpotensi mengantongi dana segar sebesar Rp9,99 triliun.

(Dhera Arizona)

SHARE