IHSG Diproyeksi Masih Rawan Terkoreksi, Simak Analisa BBCA, HRUM, JPFA, dan TINS
IHSG hari ini, Rabu (1/4/2026) berpotensi melanjutkan pelemahan. Indeks sebelumnya ditutup turun sebesar 0,61 persen ke 7.048.
IDXChannel – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) hari ini, Rabu (1/4/2026) berpotensi melanjutkan pelemahan. Indeks sebelumnya ditutup turun sebesar 0,61 persen ke 7.048.
Analis MNC Sekuritas menyebut laju IHSG pada hari kemarin disertai dengan munculnya tekanan jual, dan pergerakannya pun masih berada di fase downtrend.
“Kami memperkirakan, posisi IHSG saat ini masih berada pada bagian dari wave (v) dari wave [c] dari wave A pada label hitam sehingga IHSG masih rawan terkoreksi ke area 6.745-6.849,” tulis analis MNC Sekuritas dalam risetnya, Selasa (31/3/2026).
Meski begitu, IHSG bisa saja berbalik menguat hingga ke level 7.675. “Best case IHSG sudah menyelesaikan wave A pada label biru, sehingga akan melanjutkan penguatan ke 7.450-7.675,” katanya.
Untuk level support berada di 7.022, 6.917, sedangkan resistance di level 7.302, 7.434.
Dengan proyeksi tersebut, MNC Sekuritas memiliki empat saham pilihan yang dapat menjadi perhatian investor yaitu BBCA, HRUM, JPFA, dan TINS. Simak analisanya sebagai berikut:
BBCA - Buy on Weakness
BBCA menguat ke Rp6.450 dan masih didominasi oleh volume pembelian, pergerakan BBCA masih berada di fase downtrend-nya. “Kami memperkirakan, posisi BBCA sedang berada pada bagian dari wave (c) dari wave [y],” tulisnya.
Buy on Weakness: Rp6.100-Rp6.350
Target Price: Rp6.800, Rp7.225
Stoploss: below Rp5.975
HRUM - Buy on Weakness
HRUM terkoreksi 5,12 persen ke Rp1.020 dan disertai dengan munculnya tekanan jual, namun koreksinya tertahan MA200. Saat ini, posisi HRUM diperkirakan sedang berada pada bagian dari wave [d] dari wave Y pada pola triangle.
Buy on Weakness: Rp990-Rp1.010
Target Price: Rp1.125, Rp1.205
Stoploss: below Rp960
JPFA - Spec Buy
JPFA terkoreksi 3,69 persen ke Rp2.350 dan masih didominasi oleh tekanan jual, namun koreksinya masih tertahan oleh MA20. MNC Sekuritas memperkirakan, posisi JPFA sedang berada pada bagian dari wave [ii] dari wave 1 dari wave (5).
Spec Buy: Rp2.280-Rp2.320
Target Price: Rp2.500, Rp2.650
Stoploss: below Rp2.220
TINS - Buy on Weakness
TINS menguat 7,05 persen ke Rp3.340 dan masih didominasi oleh volume pembelian yang cenderung meningkat. MNC Sekuritas memperkirakan, posisi TINS saat ini sedang berada pada bagian awal dari wave A dari wave (B).
Buy on Weakness: Rp3.210-Rp3.310
Target Price: Rp3.440, Rp3.690
Stoploss: below Rp3.100
(Febrina Ratna Iskana)