IDXChannel - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diproyeksi melanjutkan pelemahan pada perdagangan Selasa (31/3/2026), di tengah tekanan sentimen global dan aksi jual investor asing.
Analis Ajaib Sekuritas, Ratih Mustikoningsih menyebut, IHSG berpotensi bergerak dalam kisaran 6.850-7.100. "IHSG hari ini diprediksi melemah dalam kisaran 6.850-7.100," tulis Ratih dalam risetnya Selasa (31/3/2026).
Pada perdagangan kemarin, IHSG ditutup melemah tipis 0,08 persen atau turun 5,38 poin ke level 7.091.
Dari dalam negeri, tekanan terhadap IHSG mulai mereda di awal pekan, meskipun ketidakpastian pasar masih tinggi. Investor asing tercatat melakukan aksi jual bersih (outflow) sebesar Rp678 miliar di pasar reguler. Sejalan dengan itu, nilai tukar rupiah berdasarkan JISDOR juga terdepresiasi ke level Rp16.993 per dolar AS.
Sentimen lain datang dari kebijakan pemerintah, di mana Presiden Prabowo Subianto dalam Forum Bisnis Indonesia-Jepang menyampaikan rencana implementasi bauran energi bahan bakar nabati (BBN) hingga 50 persen (B50) mulai 2026.