IHSG Masih Rawan Terkoreksi ke Area 6.745-6.887, Simak Analisa 4 Saham Berikut
Pada perdagangan hari sebelumnya, indeks ditutup menguat 2,75 persen ke 7.302.
IDXChannel - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) masih rawan terkoreksi pada perdagangan Kamis (26/3/2026). Pada perdagangan hari sebelumnya, indeks ditutup menguat 2,75 persen ke 7.302 dan disertai dengan adanya kenaikan volume pembelian.
"Kami memperkirakan, posisi IHSG saat ini masih berada pada bagian dari wave (v) dari wave [c] dari wave A pada label hitam sehingga IHSG masih rawan terkoreksi ke area 6.745-6.887. Best case IHSG sudah menyelesaikan wave A pada label biru, sehingga akan melanjutkan penguatan ke 7.450-7.779," tulis riset MNC Sekuritas.
Adapun IHSG diperkirakan berada pada support 7.156, 7.022 dan resistance 7.374, 7.527.
Berikut, saham-saham yang menarik dicermati:
PT Sentul City Tbk (BKSL) - Buy on Weakness
BKSL menguat 6,93 persen ke Rp108 dan disertai dengan munculnya volume pembelian. Saat ini, posisi BKSL diperkirakan berada pada bagian dari wave 4 dari wave (C).
Buy on Weakness: Rp102-Rp106
Target Price: Rp111, Rp119
Stoploss: below Rp98
PT Energi Mega Persada Tbk (ENRG) - Buy on Weakness
ENRG menguat 5,69 persen ke Rp1.485 disertai dengan munculnya volume pembelian. Selama ENRG masih mampu berada di atas Rp1.300 sebagai stoplossnya, maka posisi ENRG diperkirakan sedang berada bagian awal dari wave (B).
Buy on Weakness: Rp1.340-Rp1.410
Target Price: Rp1.565, Rp1.730
Stoploss: below Rp1.300
PT Vale Indonesia Tbk (INCO) - Buy on Weakness
INCO menguat 2,69 persen ke Rp5.725 dan masih didominasi oleh volume pembelian. Posisi INCO saat ini sedang berada pada bagian dari wave [a] dari wave 2.
Buy on Weakness: Rp5.475-Rp5.650
Target Price: Rp5.900, Rp6.275
Stoploss: below Rp5.375
PT Saratoga Investama Sedaya Tbk (SRTG) - Buy on Weakness
SRTG menguat 3,34 persen ke Rp1.700 dan disertai dengan munculnya volume pembelian, penguatannya pun mampu menembus MA20 dan MA60. Posisi SRTG saat ini sedang berada pada bagian awal dari wave (iii) dari wave [iii].
Buy on Weakness: Rp1.615-Rp1.700
Target Price: Rp1.785, Rp1.855
Stoploss: below Rp1.530.
(NIA DEVIYANA)