IDXChannel – Saham-saham emiten emas dan tambang logam mulia merosot pada perdagangan Rabu (25/3/2026), bahkan sebagian terkoreksi tajam di tengah penguatan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) yang menghijau usai libur panjang Nyepi dan Idulfitri.
Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia (BEI), hingga penutupan sesi I, saham PT Merdeka Gold Resources Tbk (EMAS) turun 9,74 persen ke Rp8.575 per unit, diikuti PT J Resources Asia Pasifik Tbk (PSAB) yang melemah 4,72 persen ke Rp505 dan PT Archi Indonesia Tbk (ARCI) yang terkoreksi 4,06 persen ke Rp1.535.
Tekanan juga terjadi pada ANTM yang turun 2,93 persen, MDKA 2,11 persen, serta HRTA yang melemah 1,99 persen. Di sisi lain, AMMN justru menguat 7,34 persen dan BRMS naik 7,35 persen.
Pelemahan saham-saham emas ini diduga berkaitan dengan perubahan efektif indeks global yang memicu penyesuaian portofolio investor, selain merespons kejatuhan harga emas global beberapa hari lalu.
Sebelumnya, EMAS bersama ARCI dan PSAB masuk dalam rebalancing Market Vectors Index Solutions (MVIS) Global Junior Gold Miners Index yang menjadi acuan VanEck Junior Gold Miners ETF (GDXJ), dengan perubahan yang mulai berlaku efektif pada 20 Maret 2026.