IDXChannel—Pada Jumat (8/5/2026), saham PT Cakra Buana Resources Energi Tbk (CBRE) ditutup menguat 2,17 persen ke Rp940 per unit di tengah pelemahan pasar dan mayoritas saham komoditas ditutup parkir di zona merah.
Secara teknikal, Senior Technical Analyst Sucor Sekuritas Reyhan Pratama mengatakan saham CBRE masih bergerak dalam pola sideways.
“Support berada di area 835, sementara resistance di 1.030. Jika mampu breakout di atas 980, maka peluang melanjutkan kenaikan masih terbuka dengan target resistance berikutnya di area 1.200,” ujar Reyhan dalam keterangan resminya, Sabtu (9/5/2026).
Pasar juga mencermati arah pengembangan bisnis Perseroan serta potensi ekspansi yang tengah dipersiapkan manajemen. CBRE saat ini disebut fokus memperkuat fundamental usaha dan optimalisasi sejumlah kontrak strategis yang berjalan sepanjang 2026.
Berdasarkan keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia (BEI) melalui laporan bulanan registrasi pemegang efek, Jumat (8/5/2026), Gabriel Rey melalui holding PT Pukul Rata Kanan resmi memiliki 1,01 persen saham CBRE atau setara sekitar 46 juta lembar saham.