IDXChannel – Reli penguatan bursa saham Amerika Serikat (AS) atau Wall Street dinilai berpotensi menjadi katalis baru bagi pasar saham Indonesia yang tengah berusaha pulih.
Di tengah minimnya arus dana asing, saham konglomerasi likuid, emiten telekomunikasi, hingga perusahaan berbasis pendapatan dolar AS disebut berpeluang menjadi motor penggerak pasar.
Chief Strategist Officer Sucor Sekuritas Arief Putra menulis, dalam riset yang terbit pada 6 Mei 2026, indeks Nasdaq baru saja mencetak rekor tertinggi baru, sementara S&P 500 kembali menguji level puncaknya.
Menurut dia, optimisme pasar global masih ditopang tingginya minat investor terhadap sektor teknologi dan kecerdasan buatan alias artificial intelligence (AI).
Arief berpendapat, potensi IPO besar seperti SpaceX dan Anthropic pada semester II-2026 dapat menjadi katalis baru bagi reli pasar AS, meski valuasinya sudah sangat tinggi.