Sementara itu, pasar saham domestik secara umum bergerak positif.
IHSG menguat 1,30 persen ke level 7.199,20 setelah kembali dibuka pascalibur panjang.
Meski demikian, dalam satu bulan terakhir IHSG masih terkoreksi sekitar 13,06 persen akibat kombinasi ketegangan geopolitik di Timur Tengah yang mendorong kenaikan harga minyak global.
Selain itu, tekanan juga datang dari potensi tekanan fiskal yang disoroti lembaga rating internasional dan isu investabilitas yang diajukan MSCI yang masih dalam tahap diskusi dengan otoritas pasar, dengan pengumuman final dijadwalkan pada Mei mendatang. (Aldo Fernando)
Disclaimer: Keputusan pembelian/penjualan saham sepenuhnya ada di tangan investor.