MARKET NEWS

Lo Kheng Hong Koleksi 13 Saham di Atas 1 Persen, ADMG hingga SRIL

Aldo Fernando 04/03/2026 06:13 WIB

Investor kawakan Lo Kheng Hong (LKH) kembali menjadi sorotan setelah data kepemilikan saham di atas 1 persen dirilis oleh PT Kustodian Sentral Efek Indonesia.

Lo Kheng Hong Koleksi 13 Saham di Atas 1 Persen, ADMG hingga SRIL. (Foto: Lo Kheng Hong)

IDXChannel - Investor kawakan Lo Kheng Hong (LKH) kembali menjadi sorotan setelah data kepemilikan saham di atas 1 persen dirilis oleh PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) per 27 Februari 2026.

Berdasarkan laporan tersebut, dirilis pada Selasa (3/3/2026), Lo Kheng Hong tercatat memiliki posisi signifikan di 13 emiten yang tercatat di Bursa Efek Indonesia (BEI). Data ini mencerminkan kepemilikan saham scripless yang tercatat melalui Sub Rekening Efek (SRE) dalam sistem C-BEST.

Menariknya, seiring keterbukaan data tersebut, sang Warren Buffett Indonesia itu tidak hanya mengoleksi saham dengan kepemilikan besar di atas 5 persen.

Ia juga memegang sejumlah saham dengan porsi di bawah 5 persen namun tetap di atas 1 persen, level yang sebelumnya relatif tidak mudah dipantau publik secara rinci.

Untuk kepemilikan di atas 5 persen, ia tercatat menggenggam 6,71 persen saham PT Intiland Development Tbk (DILD) atau sekitar 696,03 juta saham.

Di PT Global Mediacom Tbk (BMTR), porsinya mencapai 6,44 persen atau 1,06 miliar saham. Sementara di PT Gajah Tunggal Tbk (GJTL), ia menguasai 6,02 persen atau sekitar 209,89 juta saham.

Selain itu, ia juga memiliki 5,62 persen saham PT ABM Investama Tbk (ABMM) setara 154,83 juta saham, serta 5,03 persen saham PT Salim Ivomas Pratama Tbk (SIMP) sebanyak 779,20 juta saham.

Sementara, pada kelompok kepemilikan di bawah 5 persen namun di atas 1 persen, LKH tercatat memegang 2,16 persen saham PT Ramayana Lestari Sentosa Tbk (RALS) sebanyak 153,25 juta saham. (Lihat tabel di bawah ini.)

Di PT Clipan Finance Indonesia Tbk (CFIN), kepemilikannya mencapai 1,58 persen atau 63,14 juta saham.

Ia juga tercatat memiliki 1,29 persen saham PT Polychem Indonesia Tbk (ADMG) sebanyak 50,31 juta saham, 1,24 persen saham PT Malindo Feedmill Tbk (MAIN) sekitar 27,65 juta saham, serta 1,23 persen saham PT Paninvest Tbk (PNIN) sebanyak 50,19 juta saham. 

Di sektor perkebunan dan properti industri, Lo Kheng Hong memegang 1,21 persen saham PT PP London Sumatra Indonesia Tbk (LSIP) sekitar 82,59 juta saham dan 1,16 persen saham PT Bekasi Fajar Industrial Estate Tbk (BEST) sebanyak 111,86 juta saham.

Ia juga masih tercatat memiliki 1,02 persen saham PT Sri Rejeki Isman Tbk (SRIL) sebanyak 209,33 juta saham.

BEI dan KSEI Rilis Kepemilikan Saham di Atas 1 Persen

Sebelumnya, PT Bursa Efek Indonesia (BEI) bersama PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) resmi menerbitkan informasi kepemilikan saham perusahaan tercatat di atas 1 persen kepada publik.

Kebijakan ini merupakan tindak lanjut dari Keputusan Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Nomor 1/KDK.04/2026 yang menetapkan BEI dan KSEI sebagai penyedia data kepemilikan saham perusahaan terbuka.

Melalui ketentuan tersebut, informasi kepemilikan saham di atas 1 persen akan disediakan oleh KSEI dan dipublikasikan setiap bulan melalui situs resmi BEI. 

"Penyajian data dilakukan secara terstruktur guna meningkatkan kualitas keterbukaan informasi terkait struktur kepemilikan saham emiten di pasar modal Indonesia," tulis keterangan resmi Bursa Efek Indonesia (BEI), yang dikutip pada Selasa (3/3/2026).

BEI menyampaikan bahwa langkah ini merupakan bagian dari reformasi berkelanjutan dalam memperkuat transparansi dan tata kelola pasar modal nasional.

Penyediaan data kepemilikan saham diharapkan dapat memberikan gambaran yang lebih jelas mengenai komposisi pemegang saham perusahaan tercatat kepada investor dan pemangku kepentingan. (Aldo Fernando)

Disclaimer: Keputusan pembelian/penjualan saham sepenuhnya ada di tangan investor.

SHARE