MARKET NEWS

MTDL Bagi Dividen 40,7 persen dari Laba Bersih 2025, Nilainya Rp331,5 Miliar

Shifa Nurhaliza Putri 09/06/2026 17:31 WIB

MTDL memutuskan membagikan dividen tunai sebesar Rp331,5 miliar atau 40,7 persen dari laba bersih tahun buku 2025.

MTDL Bagi Dividen 40,7 persen dari Laba Bersih 2025, Nilainya Rp331,5 Miliar

IDXChannel - PT Metrodata Electronics Tbk (MTDL) memutuskan membagikan dividen tunai sebesar Rp331,5 miliar atau 40,7 persen dari laba bersih tahun buku 2025. Keputusan tersebut disetujui dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) yang digelar di Jakarta, Selasa (9/6/2026).

Dengan keputusan tersebut, para pemegang saham akan menerima dividen sebesar Rp27 per saham. Perseroan menyatakan pembagian dividen dilakukan sebagai bagian dari kebijakan perusahaan dalam memberikan nilai tambah kepada pemegang saham sekaligus mencerminkan kinerja yang tetap terjaga di tengah tantangan ekonomi dan pasar.

Presiden Direktur Metrodata Electronics, Susanto Djaja, mengatakan konsistensi pembagian dividen menjadi salah satu bentuk komitmen perseroan kepada para investor.

"Pembagian dividen merupakan bagian dari komitmen perseroan dalam memberikan nilai tambah kepada pemegang saham," ujar Susanto dalam keterangan resminya, Selasa (9/6/2026)

Di tengah dinamika industri teknologi informasi dan komunikasi (TIK) serta volatilitas pasar global, Metrodata tetap mencatatkan pertumbuhan kinerja pada awal tahun ini.

Pada kuartal I-2026, perseroan membukukan pendapatan sebesar Rp6,7 triliun atau meningkat 21,4 persen secara tahunan (year-on-year/yoy). Sementara laba bersih tercatat Rp158,9 miliar, tumbuh 3,4 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

Manajemen menilai ketidakpastian ekonomi global dan meningkatnya tensi geopolitik telah mendorong perubahan pola belanja pelanggan menjadi lebih selektif. Untuk merespons kondisi tersebut, perseroan menjalankan sejumlah langkah adaptif guna menjaga pertumbuhan bisnis.

Perseroan melihat, pengaktifan proyek-proyek strategis pemerintah dan BUMN (Badan Usaha Milik Negara) akan membuka peluang lebih lebar kepada MTDL untuk menawarkan rangkaian solusi teknologi ke sektor publik dan korporasi.

“Selain dari proyek-proyek strategis pemerintah, kebutuhan industri untuk menekan pengeluaran, modernisasi data, memastikan keamanan siber, dan memanfaatkan cloud untuk berbagai proses bisnis juga akan menciptakan permintaan layanan kepada Perseroan,” tutup Susanto.

Ke depan, Metrodata akan memperkuat strategi pertumbuhan melalui perluasan portofolio produk dan layanan, peningkatan interaksi dengan pelanggan, serta pengembangan lini usaha yang menghasilkan pendapatan berulang (recurring income). Dengan kombinasi pertumbuhan bisnis dan pembagian dividen yang konsisten, MTDL berupaya menjaga daya tarik sahamnya di tengah kondisi pasar yang masih bergejolak.

(Shifa Nurhaliza Putri)

SHARE