sosmed sosmed sosmed sosmed
get app
Advertisement

MTDL Raup Pendapatan Rp6,7 Triliun di Kuartal I-2026, Tumbuh 21 Persen

Market news editor Rahmat Fiansyah
29/04/2026 15:17 WIB
PT Metrodata Electronics Tbk (MTDL) mencatat kinerja positif sepanjang kuartal I-2026 dengan membukukan pendapatan sebesar Rp6,7 triliun.
PT Metrodata Electronics Tbk (MTDL) mencatat kinerja positif sepanjang kuartal I-2026 dengan membukukan pendapatan sebesar Rp6,7 triliun. (Foto: Ist)
PT Metrodata Electronics Tbk (MTDL) mencatat kinerja positif sepanjang kuartal I-2026 dengan membukukan pendapatan sebesar Rp6,7 triliun. (Foto: Ist)

IDXChannel - PT Metrodata Electronics Tbk (MTDL) mencatat kinerja positif sepanjang kuartal I-2026. Pada periode tersebut, perusahaan Distribusi Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) dan penyedia Layanan Solusi dan Konsultasi itu membukukan pendapatan Rp6,7 triliun, tumbuh 21 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya sebesar Rp5,5 triliun.

Dari sisi bottom line, MTDL meraih laba bersih sebesar Rp158,9 miliar, dari kombinasi dua lini bisnis utamanya, Distribusi TIK serta Layanan Solusi dan Konsultasi. Untuk bisnis Distribusi TIK menghasilkan pertumbuhan pendapatan sebesar 24 persen. 

Portofolio produk MTDL yang beragam terutama dari notebook dan smartphone menjadi kekuatan utama unit bisnis Distribusi dalam menghadapi kondisi saat ini yang menantang. Secara khusus, segmen telekomunikas, khususnya smartphone terus menunjukkan ketahanan. Terbukti, pada tiga bulan pertama 2026 ini segmen ini tumbuh hingga 45 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

“Peningkatan aktivitas pembelian di tingkat dealer di tengah ketatnya ketersediaan produk dan kenaikan harga baik dari notebook dan smartphone telah membuat unit bisnis Distribusi tetap menjadi mesin pertumbuhan pendapatan utama perseroan,” kata Presiden Direktur MTDL, Susanto Djaja melalui keterangan resmi, Rabu (29/4/2026).

Adapun unit bisnis Solusi dan Konsultasi Digital membukukan pertumbuhan pendapatan 7,2 persen. Pertumbuhan pendapatan unit bisnis ini didukung peningkatan permintaan layanan dari industri-industri utama, seperti jasa keuangan dan telekomunikasi masing-masing 10,9 persen dan 8,8 persen.

Halaman : 1 2
Advertisement
Advertisement