Agrinas Impor Mobil Pick Up, GAIKINDO Tekankan Industri Lokal Mampu Penuhi Kebutuhan KMP
GAIKINDO sebut pelaku industri otomotif sebenarnya mampu memenuhi kebutuhan Koperasi Desa Merah Putih.
IDXChannel—Merespons rencana impor mobil pick up PT Agrinas Pangan Nusantara, Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (GAIKINDO) mengatakan pelaku industri otomotif Indonesia sebenarnya mampu memenuhi kebutuhan kendaraan komersial dalam negeri.
“Sebenarnya anggota GAIKINDO dan juga industri-industri pendukungnya, industri komponen otomotif dalam GIAMM, punya kapasitas produksi untuk memenuhi kebutuhan tersebut,” kata Ketua Umum GAIKINDO Putu Juli Ardika dalam keterangannya, Minggu (22/2/2026).
Namun, lanjut Juli, memang diperlukan waktu yang memadai agar jumlah dan kriterianya dapat dipenuhi.
Menurutnya, bila diberikan kesempatan dan waktu yang memadai, maka anggota GAIKINDO dan Gabungan Industri Alat-Alat Mobil & Motor (GIAMM) sebagai bagian dari ekosistem Industri Otomotif Nasional, diharapkan bisa ikut berpartisipasi untuk memenuhi kebutuhan kendaraan-kendaraan komersial tersebut.
Sehingga dapat mengoptimalkan kapasitas produksi dalam negeri, serta menghindari terjadinya pengurangan tenaga kerja yang saat ini berpotensi cukup tinggi karena penurunan permintaan pasar dalam negeri selama beberapa tahun belakangan.
Juli juga menjelaskan bahwa seluruh anggota GAIKINDO memiliki kapasitas produksi kendaran pick up mencapai lebih dari 400.000 unit per tahun, dan hingga kini kapasitas produksi itu belum dapat digunakan secara optimal.
Kendaraan-kendaraan yang diproduksi tersebut umumnya adalah kendaraan dengan penggerak 4x2, dan kendaraan-kendaraan tersebut sudah memiliki Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) yang cukup tinggi, mencapai lebih dari 40 persen.
Kendaraan-kendaraan komersial penggerak 4x2 atau jenis pick-up tersebut telah mampu memenuhi kebutuhan masyarakat di seluruh pelosok tanah air. Hal ini juga berkat dukungan jaringan servis bengkel pelayanan purna jual yang tersebar cukup luas.
Sedangkan untuk kendaraan jenis penggerak 4x4 juga dapat diproduksi, tetapi memerlukan waktu untuk persiapan produksinya. Adapun jumlah total pekerjanya mencapai 1,5 juta orang di seluruh ekosistem industrinya.
Selama beberapa tahun belakangan, kata Juli, penjualan kendaraan bermotor dalam negeri sedang tertekan. GAIKINDO mencatat angka penjualan berada di bawah 1 juta unit dalam kurun satu tahun.
Namun, angka eksport kendaraan bermotor dari Indonesia ke-93 negara, dapat mencapai lebih dari 518,000 unit.
Sebagai tambahan informasi, saat ini GAIKINDO beranggotakan 61 perusahaan otomotif dengan total kapasitas produksi 2,5 juta unit kendaraan bermotor roda empat ataupun lebih.
Adapun segmen kendaraan komersial kelas menengah ke-bawah, atau pick-up, selama ini diproduksi oleh beberapa perusahaan anggota GAIKINDO, antara lain:
- PT Suzuki Indomobil Motor
- PT Isuzu Astra Motor Indonesia
- PT Krama Yudha Tiga Berlian Motor
- PT SGMW Motor Indonesia (Wuling Motors)
- PT Sokonindo Automobile (DFSK)
- PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia (TMMIN)
- PT Astra Daihatsu Motor
(Nadya Kurnia)