sosmed sosmed sosmed sosmed
get app
Advertisement

Kadin Imbau Presiden Batalkan Rencana Impor Mobil India untuk Koperasi Merah Putih

Technology editor Tangguh Yudha
22/02/2026 12:50 WIB
Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia mengimbau Presiden Prabowo Subianto untuk membatalkan rencana impor 105.000 kendaraan niaga.
Kadin Imbau Presiden Batalkan Rencana Impor Mobil India untuk Koperasi Merah Putih. (Foto: Inews Media Group)
Kadin Imbau Presiden Batalkan Rencana Impor Mobil India untuk Koperasi Merah Putih. (Foto: Inews Media Group)

IDXChannel - Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia mengimbau Presiden Prabowo Subianto untuk membatalkan rencana impor 105.000 kendaraan niaga senilai Rp 24,66 triliun dari India untuk mendukung operasional Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP). 

Impor mobil dalam bentuk utuh (completely built up/CBU) dinilai dapat mematikan industri otomotif di dalam negeri,  tidak menggerakkan ekonomi, dan sama sekali bertentangan dengan program industrialisasi yang sedang didorong pemerintah. Selain itu, industri otomotif nasional  menyatakan sanggup menyediakan mobil pikap yang dibutuhkan KDKMP. 

“Setelah menerima pandangan dari pelaku industri otomotif dan asosiasi kami mengimbau Bapak Presiden agar membatalkan rencana impor 105.000 unit kendaraan niaga,” kata Wakil Ketua Umum Kadin (WKU) Bidang Industri Saleh Husin, Minggu (22/02/2026). 

Selain tidak sesuai dengan visi dan program kerja presiden, kata mantan menteri perindustrian itu, perusahaan otomotif di dalam negeri menyatakan siap melayani permintaan KDKMP. 

"Padahal di satu sisi Bapak Presiden sudah menetapkan ekonomi tumbuh 8 persen nah untuk mencapai itu salah satu faktor adalah industri dalam negeri harus tumbuh  agar kita dapatkan nilai tambah dan lapangan kerja tercipta serta multiplayer efeknya ikut berkembang. Nah harusnya kita dukung keinginan Bapak Presiden tersebut bukan justru mematikan investasi dan industri yang sudah ada," katanya.

Halaman : 1 2 3
Advertisement
Advertisement