sosmed sosmed sosmed sosmed
get app
Advertisement

Bank Jago Andalkan Underwriting Digital dan Fitur Edukatif di Tengah Kenaikan BI Rate

Banking editor Shifa Nurhaliza Putri
09/07/2026 20:44 WIB
PT Bank Jago Tbk menyatakan kinerja dan pertumbuhan kredit perseroan hingga kuartal II-2026 masih berjalan solid dan sesuai dengan Rencana Bisnis Bank.
Bank Jago Andalkan Underwriting Digital dan Fitur Edukatif di Tengah Kenaikan BI Rate. (Foto: Ilustrasi)
Bank Jago Andalkan Underwriting Digital dan Fitur Edukatif di Tengah Kenaikan BI Rate. (Foto: Ilustrasi)

IDXChannel – PT Bank Jago Tbk menyatakan kinerja dan pertumbuhan kredit perseroan hingga kuartal II-2026 masih berjalan solid dan sesuai dengan Rencana Bisnis Bank (RBB), meski di tengah dinamika makroekonomi dan tren kenaikan suku bunga acuan Bank Indonesia (BI Rate).

Sebagai bank digital yang berfokus pada pengembangan ekosistem, Bank Jago memilih untuk tidak bersaing secara agresif melalui perang suku bunga. Perseroan lebih mengandalkan teknologi underwriting otomatis serta pendekatan produk yang berorientasi pada kebutuhan nasabah.

Head of Sustainability & Digital Lending Bank Jago, Andy Djiwandono, mengatakan kenaikan BI Rate memang memengaruhi biaya dana (cost of fund) industri perbankan. Namun, menurutnya, BI Rate bukan satu-satunya faktor yang menentukan suku bunga pinjaman di Bank Jago.

Ia menjelaskan, suku bunga pinjaman ditentukan secara otomatis dan dinamis berdasarkan profil risiko masing-masing nasabah. Perhitungan tersebut mempertimbangkan biaya dana, margin keuntungan bank, serta premi risiko yang didasarkan pada karakteristik dan riwayat pembayaran debitur.

"Underwriting kami semuanya sudah otomatis secara digital. Jadi penyesuaian harga atau tarif pinjaman bisa terjadi kapan saja tanpa harus selalu menunggu perubahan suku bunga BI. Tiap orang akan mendapatkan penawaran harga, tenor, dan limit yang berbeda-beda tergantung hasil kalkulasi sistem digital kami," ujar Andy di Jakarta, Kamis (9/7/2026).

Halaman : 1 2 3
Advertisement
Advertisement