IDXChannel - Indonesia dan India tengah menjajaki kerja sama strategis dalam pengembangan industri hilirisasi logam tanah jarang atau rare earth, mulai dari teknologi pemisahan dan pemurnian hingga pembangunan industri magnet.
Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendiktisaintek) Brian Yuliarto mengatakan, pembahasan kerja sama tersebut masih berada pada tahap penjajakan, dengan fokus pada alih teknologi yang dimiliki India di bidang pemurnian rare earth.
"Jadi kita sedang penjajakan terkait dengan teknologi ya, untuk menghilirisasi, untuk pemisahan dan pemurnian rare earth," ujar Brian kepada awak media di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa (7/7/2026).
Menurut Brian, proses penjajakan telah berlangsung melalui sejumlah pertemuan antara tim Indonesia dan India. Tim dari PT Perusahaan Mineral Nasional (Perminas) bersama Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) bahkan telah beberapa kali melakukan kunjungan ke India guna membahas peluang kerja sama tersebut.