IDXChannel - Amerika Serikat (AS) berencana untuk mengalokasikan USD12 miliar atau sekitar Rp200 triliun untuk menciptakan cadangan strategis unsur tanah jarang.
Dilansir dari AP pada Rabu (4/12/2026), cadangan ini bertujuan untuk menangkal dominasi China di sektor unsur tanah jarang.
Presiden AS Donald Trump mengumumkan dimulainya Proyek Vault awal pekan ini. Mineral yang disimpan dalam cadangan tersebut akan membantu melindungi produsen mobil, elektronik, dan barang-barang lainnya di AS dari gangguan rantai pasokan.
Selama perundingan perdagangan tahun lalu yang dipicu oleh tarif Trump, China membatasi ekspor unsur tanah jarang yang dibutuhkan untuk mesin jet, sistem radar, kendaraan listrik, laptop, dan telepon.
“Kita tidak ingin mengalami apa yang kita alami setahun yang lalu,” kata Trump dalam sebuah pernyataan.