China menguasai sekitar 70 persen penambangan logam tanah jarang dunia dan 90 persen pengolahan logam tanah jarang global. Hal ini memberikannya kendali yang kuat di sektor tersebut.
Washington berupaya mencari sumber alternatif unsur-unsur tersebut. Cadangan ini mirip dengan cadangan nasional untuk minyak bumi yang sudah lama dimiliki AS.
Cadangan ini diperkirakan menjadi sorotan utama pertemuan tingkat menteri tentang mineral penting yang akan diselenggarakan oleh Menteri Luar Negeri AS Marco Rubio di Washington pada Rabu.
Wakil Presiden JD Vance berencana untuk menyampaikan pidato utama pada pertemuan tersebut, yang rencananya akan dihadiri oleh pejabat dari puluhan negara Eropa, Afrika, dan Asia. Pertemuan tersebut juga diharapkan mencakup penandatanganan beberapa perjanjian bilateral. (Wahyu Dwi Anggoro)