News

AS Kembali Sanksi Minyak Iran usai 3 Tanker Diserang di Selat Hormuz

Wahyu Dwi Anggoro 08/07/2026 09:55 WIB

Amerika Serikat (AS) mencabut penangguhan sanksi yang mengizinkan Iran untuk menjual minyak di pasar terbuka.

AS Kembali Sanksi Minyak Iran usai 3 Tanker Diserang di Selat Hormuz. (Foto: Tasnim News)

IDXChannel - Amerika Serikat (AS) mencabut penangguhan sanksi yang mengizinkan Iran untuk menjual minyak di pasar terbuka.

Dilansir dari USA Today pada Rabu (8/7/2026), pencabutan tersebut merupakan respons terhadap eskalasi yang kembali terjadi di dekat Selat Hormuz.

Dalam beberapa hari terakhir, tiga kapal tanker dihantam rudal di jalur maritim yang penting untuk perdagangan minyak dunia itu.

Seorang pejabat AS mengonfirmasi pencabutan penangguhan sanksi. Dia mengatakan, Iran hanya akan menuai manfaat dari nota kesepahaman 14 poin yang ditandatangani pada Juni lalu jika memenuhi sederet komitmennya.

Pencabutan sanksi terhadap minyak Iran — yang menyumbang lebih dari setengah pendapatan ekspor negara itu — merupakan konsesi utama AS dalam nota kesepahaman tersebut.

Sebelum dicabut, pengecualian tersebut memungkinkan produksi, pengiriman, dan penjualan minyak mentah dari Iran selama 60 hari hingga 21 Agustus.

Berdasarkan MOU tersebut, AS juga akan mencabut semua sanksi terhadap Iran dan mencairkan asetnya yang dibekukan, tetapi hanya jika Iran menindaklanjuti komitmen untuk tidak mengembangkan senjata nuklir dan untuk membuang pasokan uranium yang diperkaya.

Kesepakatan nuklir antara kedua negara sedang dalam tahap negosiasi dan diharapkan rampung dalam dua bulan.

Bentrokan masih kerap terjadi di Selat Hormuz meski AS dan Iran menyepakati gencatan senjata selama 60 hari bulan lalu. Perang antara keduanya yang melumpuhkan lalu-lintas di Selat Hormuz telah berlangsung sejak akhir Februari. (Wahyu Dwi Anggoro)

SHARE