IDXChannel – Harga minyak Amerika Serikat (AS) melonjak hampir 3 persen pada perdagangan awal Rabu (8/7/2026), melanjutkan penguatan pada hari sebelumnya, setelah militer AS melancarkan serangkaian serangan terhadap Iran.
Eskalasi tersebut memicu kekhawatiran bahwa gencatan senjata yang masih rapuh mulai runtuh.
Komando Pusat Amerika Serikat (U.S. Central Command) pada Selasa menyatakan bahwa serangan ke Iran dilakukan sebagai respons atas serangan Iran terhadap tiga kapal komersial yang tengah melintasi Selat Hormuz.
Minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) AS naik 2,8 persen menjadi USD72,39 per barel pada Rabu pukul 05.15 WIB.
WTI ditutup menguat 2,8 persen pada Selasa sebelum kembali melanjutkan kenaikan setelah penutupan perdagangan.