IDXChannel - Bursa saham Amerika Serikat (AS) ditutup melemah pada perdagangan Selasa (7/7/2026) waktu setempat. Pelemahan dipimpin indeks Nasdaq setelah saham-saham semikonduktor seperti Micron Technology tertekan di tengah meningkatnya keraguan investor terhadap keberlanjutan reli saham berbasis kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI).
Aksi jual terjadi setelah laporan laba Samsung Electronics yang melampaui ekspektasi dinilai gagal memenuhi harapan investor yang sudah terlalu tinggi. Saham Micron turun 4,7 persen, sedangkan Sandisk merosot 7,3 persen. Kondisi itu mendorong indeks semikonduktor PHLX terkoreksi 4,65 persen, meski secara tahunan masih mencatat kenaikan sekitar 74 persen.
Sentimen negatif juga datang dari laporan yang menyebut perusahaan rintisan (startup) asal China, DeepSeek, tengah mengembangkan cip AI sendiri. Langkah tersebut dinilai berpotensi mengurangi ketergantungan perusahaan terhadap cip buatan Nvidia maupun Huawei.
Head of Portfolio Management Horizon Investments, Zachary Hill, mengatakan pelemahan saham AI dan semikonduktor merupakan kelanjutan dari rotasi sektor setelah reli yang sangat tinggi dalam beberapa pekan terakhir.
"Cerita hari ini sama seperti beberapa pekan terakhir, yaitu rotasi setelah reli luar biasa pada sektor AI, semikonduktor, dan memori. Ekspektasi terhadap perusahaan-perusahaan ini sudah menjadi hampir mustahil untuk dilampaui," ujarnya dikutip dari Reuters.