sosmed sosmed sosmed sosmed
get app
Advertisement

Wall Street Dibuka Menguat, Kekhawatiran Pasar terhadap The Fed Memudar

Market news editor Rahmat Fiansyah
02/07/2026 21:50 WIB
Wall Street dibuka menguat pada perdagangan Kamis (2/7/2026) setelah laporan ketenagakerjaan Juni lebih lemah dari perkiraan.
Wall Street dibuka menguat pada perdagangan Kamis (2/7/2026) setelah laporan ketenagakerjaan Juni lebih lemah dari perkiraan. (Foto: Reuters)
Wall Street dibuka menguat pada perdagangan Kamis (2/7/2026) setelah laporan ketenagakerjaan Juni lebih lemah dari perkiraan. (Foto: Reuters)

IDXChannel - Bursa saham Amerika Serikat (AS) atau Wall Street dibuka menguat pada perdagangan Kamis (2/7/2026) setelah laporan ketenagakerjaan Juni lebih lemah dari perkiraan. Data terbaru tersebut meredakan kekhawatiran pasar terhadap potensi kenaikan suku bunga oleh Federal Reserve (The Fed).

Laporan nonfarm payrolls menunjukkan ekonomi AS hanya menciptakan 57.000 lapangan kerja pada Juni, jauh di bawah estimasi ekonom sebesar 110.000. Sementara itu, tingkat pengangguran tercatat 4,2 persen, lebih baik dari perkiraan 4,3 persen.

Kepala Makro Lombard Odier Investment Managers, Florian Ielpo menilai, data itu menjadi skenario terbaik bagi pasar karena menunjukkan pasar tenaga kerja masih sehat tanpa memicu tekanan inflasi yang lebih tinggi. 

"Ini angka yang sangat bagus. Pasar tenaga kerja masih baik, tetapi tidak cukup panas untuk mempercepat inflasi," ujarnya dikutip dari Reuters.

Data tersebut membuat pelaku pasar menurunkan ekspektasi kenaikan suku bunga The Fed. Berdasarkan data LSEG, peluang kenaikan suku bunga setidaknya sekali tahun ini turun menjadi 76 persen, dari sekitar 84 persen sebelum laporan ketenagakerjaan dirilis.

Halaman : 1 2 3
Advertisement
Advertisement