sosmed sosmed sosmed sosmed
get app
Advertisement

Wall Street Dibuka Menuju Rekor Tertinggi meski Dibayangi Perang AS-Iran

Market news editor Rahmat Fiansyah
30/06/2026 22:15 WIB
Bursa saham Amerika Serikat (AS) dibuka menguat pada perdagangan Selasa (30/6/2026) waktu setempat, menuju rekor kuartalan terbaik dalam enam tahun terakhir.
Bursa saham AS dibuka menguat pada perdagangan Selasa (30/6/2026) waktu setempat, menuju rekor kuartalan terbaik dalam enam tahun terakhir. (Foto: AP)
Bursa saham AS dibuka menguat pada perdagangan Selasa (30/6/2026) waktu setempat, menuju rekor kuartalan terbaik dalam enam tahun terakhir. (Foto: AP)

IDXChannel - Bursa saham Amerika Serikat (AS) dibuka menguat pada perdagangan Selasa (30/6/2026) waktu setempat, menuju rekor kuartalan terbaik dalam enam tahun terakhir. Ketahanan pasar saham tetap terjaga meski dibayangi ketegangan geopolitik akibat konflik AS-Iran dan ekspektasi suku bunga yang lebih tinggi.

Senior Market Analyst Trade Nation, David Morrison mengatakan, investor masih optimistis terhadap prospek pasar. Menurut dia, setiap pelemahan justru dimanfaatkan sebagai peluang membeli saham. 

"Investor belum melihat akhir dari tren bullish ini. Setiap kali terjadi aksi jual, selalu muncul dorongan baru untuk membeli," ujarnya dikutip dari Reuters.

Hingga pukul 10.08 waktu New York, indeks Dow Jones naik tipis 3,72 poin atau 0,01 persen ke level 52.186,46. Sementara S&P 500 menguat 24,96 poin atau 0,34 persen menjadi 7.465,39 dan Nasdaq Composite melonjak 191,73 poin atau 0,76 persen ke 26.011,87.

Secara kuartalan, S&P 500 dan Nasdaq berada di jalur mencatat kenaikan terbesar dalam enam tahun terakhir. Adapun Dow Jones berpotensi membukukan kinerja kuartalan terbaik sejak 2022. Namun, pelemahan saham-saham teknologi membuat S&P 500 dan Nasdaq berisiko mengakhiri tren kenaikan dua bulan berturut-turut sepanjang Juni.

Halaman : 1 2 3
Advertisement
Advertisement