IDXChannel - Wall Street ditutup melemah pada perdagangan Jumat (14/8/2026) waktu setempat. Pelemahan tersebut terjadi seiring langkah pasar mencermati data penjualan ritel Amerika Serikat (AS) yang lebih lemah dari perkiraan serta meningkatnya ketegangan di Timur Tengah.
Dikutip dari Reuters, saham Applied Materials (AMAT) turun 5,1 persen setelah proyeksi kinerja kuartalannya yang positif gagal memenuhi ekspektasi investor. Saham perusahaan peralatan semikonduktor tersebut sebenarnya telah naik dua kali lipat sepanjang 2026 karena tingginya permintaan yang berkaitan pembangunan pusat data berbasis kecerdasan buatan (AI).
Manajer portofolio senior GLOBALT Investments, Thomas Martin mengatakan, tingginya ekspektasi terhadap saham yang berkaitan dengan AI membuat respons pasar terhadap kinerja perusahaan menjadi lebih sensitif.
"Banyak pendorong pasar saat ini berasal dari berbagai bagian AI. Applied Materials merupakan contoh perusahaan yang mencatatkan kinerja di atas ekspektasi dan menaikkan proyeksi, tetapi ekspektasinya sudah sangat tinggi sehingga sahamnya justru dijual," ujarnya.
Kekhawatiran terhadap valuasi saham berbasis AI juga menekan saham perusahaan semikonduktor lainnya. Saham Broadcom (AVGO) turun 5,9 persen, sedangkan Intel (INTC) melemah 2 persen pada perdagangan tersebut.