Penguatan terjadi setelah pemerintah AS mencabut lisensi umum yang sebelumnya mengizinkan penjualan minyak mentah Iran, menyusul serangan Iran terhadap kapal-kapal komersial.
Qatar menuduh Iran berada di balik serangan terhadap kapal-kapal tersebut, termasuk kapal tanker gas alam cair (LNG) raksasa milik Qatar, Al Rekayyat, yang dilaporkan dihantam drone hingga memicu kebakaran di ruang mesin. Seluruh awak kapal dilaporkan selamat dan sedang dievakuasi.
Sementara itu, sebuah kapal tanker minyak berbendera Arab Saudi yang diyakini merupakan supertanker Wedyan juga dilaporkan mengalami kerusakan di lepas pantai Oman, menurut sumber keamanan maritim. Penyebab insiden tersebut belum diketahui secara pasti.
Perkembangan terbaru ini kembali memicu kekhawatiran pasar terhadap potensi gangguan lalu lintas kapal tanker di Selat Hormuz. (Aldo Fernando)