IDXChannel - Iran mulai menjajaki untuk kembali menjual minyak ke perusahaan-perusahaan Jepang setelah memperoleh relaksasi sanksi Amerika Serikat (AS).
Namun, calon pembeli meminta masa berlaku relaksasi diperpanjang serta jaminan keamanan pelayaran.
Relaksasi sanksi tersebut merupakan bagian dari pembicaraan damai selama 60 hari antara Teheran dan Washington. Kebijakan itu diterbitkan pada 22 Juni dan akan berakhir pada 21 Agustus.
Melansir Reuters, Minggu (5/7/2027), sumber Iran yang enggan disebutkan namanya mengatakan, tiga perusahaan Jepang tengah mempertimbangkan pembelian minyak mentah dari Iran. Jika terealisasi, itu akan menjadi pembelian pertama sejak 2019.
Secara terpisah, seorang sumber industri Barat yang mengetahui pembahasan tersebut mengatakan pejabat Jepang dan Iran sedang melakukan pembicaraan awal mengenai kemungkinan penjualan minyak.