News

Bantargebang Hanya Terima Sampah Residu, Jakarta Mulai Gerakan Pilah Sampah

Danandaya Arya Putra 09/05/2026 11:48 WIB

Mulai 1 Agustus 2026, TPST Bantargebang hanya menerima sampah residu.

Bantargebang Hanya Terima Sampah Residu, Jakarta Mulai Gerakan Pilah Sampah. (Foto: MNC Media)

IDXChannel—Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan memulai gerakan pemilihan sampah mulai Minggu (10/5/2026). Karena mulai 1 Agustus 2026, TPST Bantargebang hanya menerima sampah residu seperti popok sekali pakai, pembalut, dan tisu kotor. 

Kick-off gerakan pemilihan sampah rencananya digelar di Kawasan Rasuna Said, Jakarta Selatan. Pramono menunjukkan keseriusan untuk program tersebut dengan menerbitkan Instruksi Gubernur (Ingub) No. 5/2026 tentang gerakan pemilihan dan pengelolaan sampah.

"Besok di Kuningan, kami akan mengadakan dan memulai acara untuk pemilahan sampah sesuai dengan instruksi Gubernur," kata Pramono saat memberikan sambutan dalam acara Peringatan Syukur 219 Tahun Keuskupan Agung Jakarta (KAJ) di Gereja Katedral, Jakarta, Sabtu (9/5/2026).

Pramono mengatakan bahwa Jakarta sudah tidak bisa lagi mengandalkan pengelolaan sampah dengan sistem open dumping. Pasalnya, volume sampah di TPST Bantargebang kini telah mencapai lebih dari 55 juta ton dan beberapa kali mengalami longsor.

"Karena kita sudah tidak mungkin lagi mengandalkan cara pola lama untuk menimbun semua sampah di Bantargebang. Bantargebang itu sudah ada 55 juta ton sampah lebih. Sudah tidak cukup dan beberapa kali mengalami longsor," ucapnya.

Oleh karenanya, ketika hadir dalam acara tersebut, ia juga mengajak umat Katolik yang tinggal di Jakarta untuk mendukung gerakan pemilahan sampah. Ia menilai langkah itu akan memberikan manfaat langsung bagi lingkungan Jakarta.

"Dalam kesempatan ini, kami mohon Romo dan jajaran yang ada di Keuskupan Agung Jakarta ini bisa mendukung gerakan untuk pemilahan sampah yang ada di Jakarta. Karena itu akan memberikan manfaat yang langsung bagi Jakarta," katanya.


(Nadya Kurnia)

SHARE