sosmed sosmed sosmed sosmed
get app
Advertisement

Kualitas Udara Jakarta Terburuk di Dunia, Begini Respons Gubernur Pramono

News editor Danandaya Arya Putra
04/05/2026 13:56 WIB
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung merespons adanya informasi tersebut. Dirinya berjanji akan menanganinya.
Kualitas Udara Jakarta Terburuk di Dunia, Begini Respons Gubernur Pramono
Kualitas Udara Jakarta Terburuk di Dunia, Begini Respons Gubernur Pramono

IDXChannel - Kualitas udara di wilayah DKI Jakarta dilaporkan menjadi yang terburuk di dunia, hal ini bedasarkan informasi melalui laman IQAir. Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung merespons adanya informasi tersebut. Dirinya berjanji akan menanganinya.

Salah satu caranya untuk memperbaiki kualitas udara di Ibu Kota, dengan pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Sampah (PLTSa). Dengan kehadiran PLTSa menurutnya busa menghasilkan listrik hingga sekitar 120 megawatt.

"Salah satu yang utama adalah pembangunan pembangkit listrik tenaga sampah, kalau nanti sudah selesai kurang lebih akan menghasilkan sampai dengan 120 megawatt," kata Pramono kepada wartawan di Jakarta Pusat, Senin (4/5/2026).

Dia menambahkan, salah satu yang penyumbang polusi di Jakarta adalah perusahaan yang masih mengandalkan batu bara sebagai keberlangsungan industrinya.

Oleh karenanya, bila proyek PLTSa telah rampung, dia akan meminta perusahaan tersebut mengurangi penggunaan energi berbasis batu bara.

"Kalau (PLTSa) sudah selesai, saya akan minta salah satu sumber utama dari polusi di Jakarta itu kan masih adanya industri yang menggunakan pembangkit listrik tenaga batu bara," kata Pramono.

Halaman : 1 2
Advertisement
Advertisement