News

Hemat Energi, Pemprov DKI Bakal Matikan Lampu Selama 60 Menit pada Malam Ini

Danandaya Arya Putra 19/09/2026 07:58 WIB

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan memadamkan lampu selama 60 menit pada Sabtu (19/9/206) pukul 20.30-21.30 WIB.

Hemat Energi, Pemprov DKI Bakal Matikan Lampu Selama 60 Menit pada Malam Ini (FOTO:iNews Media Group)

IDXChannel - Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan memadamkan lampu selama 60 menit pada Sabtu (19/9/206) pukul 20.30-21.30 WIB. 

Kegiatan tersebut menjadi bagian dari peringatan Hari Ozon Sedunia yang jatuh setiap 16 September, sekaligus mengajak warga mengambil peran dalam menjaga lingkungan.

Pemadaman lampu akan dilakukan di sejumlah ruas jalan protokol dan arteri serta berbagai ikon Jakarta, antara lain Monumen Nasional (Monas), Patung Arjuna Wiwaha, Patung Selamat Datang di Bundaran Hotel Indonesia (HI), Patung Pahlawan, Patung Jenderal Sudirman, dan kawasan Balai Kota DKI Jakarta.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) DKI Jakarta, Dudi Gardesi, mengatakan, aksi ini menjadi pengingat bahwa kepedulian serta peran orang terhadap lingkungan begitu penting. Selain itu, penerapannya juga dapat dimulai dari kebiasaan sederhana, seperti menggunakan listrik secara bijak.

“Melalui aksi satu jam ini, kami mengajak masyarakat membawa semangat hemat energi ke dalam kehidupan sehari-hari. Setiap orang dapat mengambil peran, baik di rumah, di tempat kerja, maupun di tempat usaha. Langkah sederhana yang dilakukan bersama dan secara konsisten akan memberikan manfaat yang lebih besar,” kata Dudi dalam keterangannya, Jumat (18/9/2026).

Dudi menjelaskan, aksi serupa telah dijalankan pada Sabtu (13/6/2026), dalam rangka memperingati Hari Lingkungan Hidup. Dalam aksi tersebut, total penghematan listrik mencapai 75,18 MWh dengan efisiensi biaya Rp108.693.752. Penghematan tersebut juga menghasilkan estimasi pengurangan emisi sebesar 60,14 ton CO₂e.

Capaian tersebut menunjukkan bahwa keterlibatan pemerintah, pengelola gedung, pelaku usaha, dan masyarakat dapat menghasilkan penghematan energi yang terukur. Pemprov DKI Jakarta berharap kegiatan tersebut dapat terus tumbuh dan menjadi bagian kebiasaan keseharian warga.

“Dukungan masyarakat, pengelola gedung, dan pelaku usaha sangat berarti bagi gerakan ini. Mari membiasakan diri mematikan lampu dan peralatan elektronik ketika tidak digunakan. Dengan menggunakan energi sesuai kebutuhan, kita dapat menghemat biaya sekaligus ikut menjaga lingkungan Jakarta,” tuturnya.

(kunthi fahmar sandy)

SHARE