News

Indonesia Tak Akan Komunikasi Langsung dengan Israel Soal Pembebasan WNI Meski Tergabung di BoP

Danandaya Arya Putra 21/05/2026 20:48 WIB

Ada sembilan WNI yang ditangkap militer Israel ketika tengah mengikuti misi kemanusiaan Global Sumud Flotilla 2.0.

Indonesia Tak Akan Komunikasi Langsung dengan Israel Soal Pembebasan WNI Meski Tergabung di BoP

IDXChannel - Juru Bicara I Kemlu RI Yvonne Mewengkang menegaskan bahwa pemerintah tidak akan membuka komunikasi dengan Israel dalam upaya pembebasan warga negara Indonesia (WNI) yang diculi dan ditahan militer Israel.

Ada sembilan WNI yang ditangkap militer Israel ketika tengah mengikuti misi kemanusiaan Global Sumud Flotilla 2.0.

Yvonne menegaskan, Indonesia tidak memiliki hubungan diplomatik dengan Israel, meski kedua negara tersebut tergabung bersama di Board of Peace (BOP). Pemerintah memilih menggunakan seluruh jalur diplomasi yang tersedia untuk membebaskan para WNI.

"Kita tidak melakukan komunikasi langsung dengan Israel. Kita menggunakan sebagaimana saya sampaikan tadi semua kanal diplomasi yang bisa kita, yang tersedia untuk melindungi WNI kita," ucap Yvonne dalam konferensi pers di kantor Kemlu RI, Jakarta, Kamis (21/5/2026).

"Kalau jawabannya detail, komunikasi langsung ga dengan Israel? Kita tidak punya hubungan diplomatik dengan Israel," lanjutnya.

Dalam kesempatan yang sama, jubir II Kemlu Vahd Nabyl Achmad Mulachela mengatakan, keanggotaan Indonesia dan Israel dalam BOP, tidak otomatis mencerminkan adanya hubungan diplomatik antara kedua negara. Hal ini juga dia tegaskan berlaku dalam Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB).

"Ini berlaku juga bagi sesama anggota negara PBB dan lain-lain itu bukan berarti kita memiliki hubungan diplomatik. Jadi sedikit penjelasan mengenai hal tadi," katanya.

Di sisi lain, Kemlu RI menegaskan pemerintah terus memprioritaskan upaya pembebasan sembilan WNI yang ditangkap militer Israel terkait aksi GSF 2.0. Kemlu juga mengutuk tindakan yang tidak manusiawi terhadap relawan GSF yang dilakukan oleh Israel karena bertentangan dengan kemanusiaan.

(Nur Ichsan Yuniarto)

SHARE