News

Kejaksaan Lelang 308 Hasil Rampasan, Ini Deretan Barang dengan Harga Tertinggi

Ari Sandita 18/05/2026 14:29 WIB

BPA Fair kali ini adalah penjualan lelang terbesar dalam satu periode.

Kejaksaan Lelang 308 Hasil Rampasan, Ini Deretan Barang dengan Harga Tertinggi. (Foto: MNC Media)

IDXChannel—Badan Pemulihan Aset (BPA) Kejaksaan RI menggelar lelang hasil rampasan negara dari kasus dugaan korupsi hingga pidana dalam BPA Fair 2026 pada 18-21 Mei 2026. Terdapat 308 aset telah dinilai dan akan dilelang ke publik. 

Ratusan barang sitaan itu dilelang dalam 245 lot. Tentu saja ada barang termahal hingga barang termurah dalam pelelangan ini. Kepala BPA Kejaksaan RI Kuntadi membeberkan deretan barang lelang termahal dalam event kali ini.

"Kalau paling fantastis kami jual tentunya crude oil, ya. Kita tahu ada crude oil yang di awal pra-event sudah kita jual itu harga limitnya di Rp800 miliar sekian dan sudah laku di angka Rp900 miliar sekian, ada peningkatan," ujar Kuntadi kepada wartawan, Senin (18/5/2026).

Menurutnya, paling mahal barang hasil rampasan berupa crude oil hasil kasus dugaan perkara pidana pencemaran lingkungan, sedangkan termurah berupa patung-patung kecil. Maka itu, patung-patung kecil tersebut dijual secara borongan.

"Barang paling banyak diminati, saya lihat, sampai saat ini adalah Harley-Davidson, dan nilai penawarannya pun dari masyarakat sudah banyak mengalami peningkatan. Artinya, kami yakin barang ini akan terjual dengan harga yang sepantasnya," tuturnya.

Dia menerangkan motor Harley-Davidson yang banyak diminta masyarakat tersebut merupakan hasil rampasan dari kasus dugaan tindak pidana pencucian uang atau TPPU. 

"Crude oil dari perkara pidana umum pencemaran lingkungan. Harley-Davidson ini, perkara TPPU Indra Kenz," jelasnya.

Dia menerangkan, BPA Fair 2026 tersebut sejatinya bisa diakses dimana saja, baik melalui forum yang dibuat BPA Kejaksaan RI ataupun datang langsung ke Gedung BPA di kawasan Pasar Minggu, Jakarta Selatan. 

Ada sebanyak 400 item yang diupayakan untuk dilelang, tapi baru 308 item yang telah dinilai sehingga sisanya masih bertuliskan ‘coming soon.

"Coming soon itu memang belum dinilai, nanti setelah selesai penilaian itu baru masuk tahap penjualan. Kami sampaikan kita mengupayakan 400, ternyata hasil penilaian baru dapat sampai saat ini 308, sisanya setelah keluar akan kita jual di next pelelangan," katanya.

Lelang Kejaksaan Dapat Diikuti Semua Orang

Lebih lanjut, Kuntadi mengatakan BPA Fair kali ini adalah penjualan lelang terbesar dalam satu periode. Sebab rata-rata BPA Kejaksaan hanya menjual 10-20 item aset. 

Menurutnya, berdasarkan hasil evaluasi, capaian pemulihan aset masih kurang optimal sehingga masyarakat timbul pertanyaan tentang barang sitaan atau rampasan negara. Umumnya, masyarakat belum mengetahui pelelangan barang rampasan ini.

"Kalau toh tahu caranya mengikuti lelang, juga tidak tahu kapan dan di mana. Ketidakpahaman masyarakat akhirnya menurunkan kinerja BPA, ujungnya barang rampasan negara tidak dapat dioptimalkan asetnya dan tidak bisa dimanfaatkan negara dalam rangka memulihkan kerugian korban kejahatan," tuturnya.

Melalui BPA Fair ini, Kejaksaan menekankan transparansi dengan membuka seluas-luasnya informasi, mekanisme, dan pola pelelangan guna meningkatkan kepercayaan masyarakat. 

Kedua, integritas, dan ketiga, kaitannya dengan akselerasi penyelesaian aset guna peningkatan pendapatan negara.

"Sejak pre-event launching pada Rabu 22 April 2026 hingga acara pembukaan yang nanti ditutup pada 21 April, beberapa aset telah kami jual melalui mekanisme lelang. Berupa tanah di Kabupaten Tangerang yang harga limitnya ditawarkan Rp6.879.864.000, bisa kita jual di harga Rp32 miliar lebih," terangnya.

Lelang BPA bisa diikuti oleh semua masyarakat melalui forum yang telah dibuat BPA Kejaksaan RI melalui kanal resminya. Masyarakat juga bisa datang langsung ke Gedung BPA Kejaksaan RI di Pasar Minggu, Jakarta Selatan, jika tak bisa ikut secara online.

"Antusiasme masyarakat terhadap BPA Fair tercermin dari pemetaan potensial buyer yang selama pre-event kita monitor, terbaca ada 104.200 pengunjung website BPA Fair sejak dibuka, sebanyak 3.400 orang pendaftar sebagai visitor BPA Fair, dan 100 orang telah membuka akun lelang untuk mengikuti BPA Fair," paparnya.

Bahkan, tambah Kuntadi, sudah sebanyak 400 peserta lelang menyetorkan jaminan lelang BPA Fair 2026 dengan nilai sebesar Rp12,7 miliar.


(Nadya Kurnia)

SHARE