News

Kemenhub Targetkan Jumlah Pemudik Motor Berkurang hingga 24 Ribu Orang Lewat Program Motis

Iqbal Dwi Purnama 13/03/2026 11:20 WIB

Program ini diperkirakan dapat mengurangi sekitar 24 ribu orang pemudik yang menggunakan kendaraan roda dua di jalan.

Kemenhub Targetkan Jumlah Pemudik Motor Berkurang hingga 24 Ribu Orang Lewat Program Motis. Foto: iNews Media Group.

IDXChannel - Kementerian Perhubungan (Kemenhub) menargetkan dapat menekan jumlah pemudik yang menggunakan sepeda motor pada Lebaran 2026 melalui program angkutan Motor Gratis (Motis) yang digagas Direktorat Jenderal Perkeretaapian (DJKA). Program ini diperkirakan dapat mengurangi sekitar 24 ribu orang pemudik yang menggunakan kendaraan roda dua di jalan.

Direktur Lalu Lintas dan Angkutan Kereta Api Kemenhub, Arif Anwar mengatakan hitungan pengurangan tersebut berasal dari kuota pengangkutan motor yang disediakan pemerintah dalam program Motis dan saat ini telah terserap. 

"Kalau kita tidak tahu persentasenya pasti, karena kita belum tahu pemudik yang menggunakan motor berapa. Tapi setidaknya dengan sekitar 11.900 kuota motor yang kita sediakan, berarti berkurang sejumlah itu di jalan," ujarnya saat ditemui di Stasiun Pasar Senen, Jumat (13/3/2026).

Dia menjelaskan, jika satu sepeda motor rata-rata digunakan dua orang, maka sekitar 24 ribu orang dapat beralih dari perjalanan menggunakan motor ke moda transportasi kereta api, sambil membawa motornya dalam rangkaian kereta. 

"Artinya, kalau dikalikan satu motor dua orang, dalam satu keluarga berarti sudah sekitar 24 ribu orang yang tidak menggunakan motor di jalan. Mudah-mudahan ini bisa mengurangi angka kecelakaan, khususnya untuk sepeda motor," tuturnya.

Menurut Arif, tujuan utama program Motis untuk mengurangi pemudik yang menggunakan sepeda motor karena memiliki risiko kecelakaan lebih tinggi, terutama untuk perjalanan jarak jauh seperti periode lebaran. 

Dia menambahkan, banyak pemudik tetap membutuhkan sepeda motor saat tiba di kampung halaman. Karena itu, Motis memungkinkan masyarakat tetap membawa motornya tanpa harus mengendarainya selama perjalanan mudik.

"Tujuan kita mengurangi sepeda motor, bukan mengurangi orang mudik. Teman-teman yang menggunakan sepeda motor ini masih memerlukan motornya di kampung. Daripada mereka membawa sendiri, kita kurangi jumlah yang membawa motor dengan menyelenggarakan Motis," ujarnya.

Pada Lebaran 2026, Kemenhub menyediakan 28.000 tiket penumpang dan 11.500 tiket sepeda motor dalam program Motis. Pendaftaran telah dibuka melalui laman nusantara.kemenhub.go.idhingga 29 Maret 2026.

Untuk periode arus mudik, keberangkatan dijadwalkan pada 13–19 Maret 2026, sementara arus balik berlangsung pada 24–30 Maret 2026.

Layanan Motis tahun ini melayani tiga lintasan utama, yakni Lintas Utara, Lintas Tengah, dan Lintas Selatan. Penambahan lintas selatan dilakukan untuk memperluas jangkauan layanan bagi masyarakat.

Peserta yang mendaftarkan sepeda motor dengan kapasitas maksimal 200 cc akan mendapatkan fasilitas dua tiket penumpang dan satu tiket infant secara gratis, dengan melengkapi persyaratan administrasi seperti KTP, Kartu Keluarga, dan SIM C.

Kemenhub berharap program Motis dapat menjadi alternatif perjalanan mudik yang lebih aman dan nyaman, mengingat proyeksi pemudik yang menggunakan kendaraan roda dua pada Lebaran tahun ini diperkirakan mencapai 4,08 juta orang.

(NIA DEVIYANA)

SHARE