IDXChannel - Kenaikan harga minyak mentah dunia memicu kekhawatiran terhadap potensi lonjakan harga serta pasokan bahan bakar minyak (BBM) di dalam negeri. Namun, situasi tersebut tidak terlalu dirasakan oleh pengemudi ojek online (ojol) yang menggunakan motor listrik.
Dalam dua pekan terakhir, memanasnya ketegangan geopolitik di Timur Tengah antara Iran dan koalisi Amerika Serikat (AS) serta Israel kembali memicu kegelisahan di pasar energi global.
Konflik tersebut meningkatkan risiko terganggunya pasokan minyak dunia, terutama jika jalur distribusi vital seperti Selat Hormuz ikut terdampak.
Situasi ini mendorong harga minyak mentah melonjak hingga sempat menembus USD110 per barel, jauh di atas asumsi harga minyak dalam APBN Indonesia yang dipatok sekitar USD70 per barel.
Mengacu pada data Indef, setiap kenaikan USD10 per barel di atas asumsi awal berpotensi menambah beban anggaran sekitar Rp80 triliun.